Showing posts with label Pojok Potret. Show all posts
Showing posts with label Pojok Potret. Show all posts

Sunday, November 19, 2017

SENYUM PERIH UNTUK NEGERI INI

View Article
POTRET PERTANIAN - Republik Indonesia (RI), Negeriku di Asia Tenggara yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau. Dengan populasi lebih dari 263.846.946 juta jiwa pada tahun 2016, Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, dengan lebih dari 220 juta jiwa
 
Sejarah Indonesia banyak dipengaruhi oleh bangsa lainnya. Kepulauan Indonesia menjadi wilayah perdagangan penting setidaknya sejak abad ke-7, yaitu ketika Kerajaan Sriwijaya di Palembang menjalin hubungan agama dan perdagangan dengan Tiongkok dan India. Kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha telah tumbuh pada awal abad Masehi, diikuti para pedagang yang membawa agama Islam, serta berbagai kekuatan Eropa yang saling bertempur untuk memonopoli perdagangan rempah-rempah Maluku semasa era penjelajahan samudra. Setelah berada di bawah penjajahan Belanda, Indonesia yang saat itu bernama Hindia Belanda menyatakan kemerdekaannya di akhir Perang Dunia II. Selanjutnya Indonesia mendapat berbagai hambatan, ancaman dan tantangan dari bencana alam, korupsi, separatisme, proses demokratisasi dan periode perubahan ekonomi yang pesat.
 
Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa, dan agama. Berdasarkan rumpun bangsa (ras), Indonesia terdiri atas bangsa asli pribumi yakni Mongoloid Selatan/Austronesia dan Melanesia di mana bangsa Austronesia yang terbesar jumlahnya dan lebih banyak mendiami Indonesia bagian barat. Secara lebih spesifik, suku bangsa Jawa adalah suku bangsa terbesar dengan populasi mencapai 41,7% dari seluruh penduduk Indonesia. Semboyan nasional Indonesia, "Bhinneka tunggal ika" ("Berbeda-beda namun tetap satu"), berarti keberagaman yang membentuk negara. Selain memiliki populasi padat dan wilayah yang luas, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia.
 
Indonesia dari jaman dahulu menjadi incaran berbagai Negara disunia karena kekayaan alam yang berlimpah, mulai dari rempah sampai mineral yang terkandung di bumi Nusantara membuat iri dari negri-negri lainya. Berbagai cara dilakukan untuk menjajah negeri kita Indonesia yang kita cintai ini.
 
Gunung-gunung emas, Danau-danau minyak, yang tersimpan disetiap sudut negri ini,  hamparan hutan dengan keanakaragaman hayati yang terkandung didalamnya yang seharusnnya dikelola oleh Negara untuk kemakmuran dan kesejahteraan penduduknya.
 
Gunung emas di explorasi, Mineral dari perut bumi dikuras, Hutan ditebang dengan dalih kesejahteraan untuk negeri, Negeri yang mana ?, negeri siapa ?, Negeri kita kah?!. Ini pertanyaan yang selalu terlintas setiap saat melihat sisi lain dunia penduduk negeri tercinta ini.
 
Masih banyak sekali kesenjangan social yang terjadi ditingkat penduduk negri ini, yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin, mungkin inilah nyanyian yang cocok untuk dendangkan ketika melihat ketidak adilan yang terjadi dewasa ini.

Masih ingat dengan perusahaan besar yang yang ahir ahir ini selalu banyak diperbincangkan, baik dimedia onlen visual maupun cetak. Ya Freeport.Sampai 2009 konon Freeport sudah berhasil mengeruk lebih dari 7 juta ton tembaga dan sekitar 725 juta ton emas. Harganya setara dengan Rp 290.000.000 triliun.

Bila belanja Negara (Indonesia) per tahun sekitar Rp 1.000 triliun, maka dari hasil emas Papua itu saja (belum yang lain-lain) sudah bisa memenuhi kebutuhan belanja negara selama 290.000 tahun alias 2.900 abad. Diperkirakan, hingga tahun 2041 masih terdapat cadangan tembaga sebanyak 18 juta ton, dan cadangan emas sekitar 1.430 ton.

Belum lagi kekayaan hutan dan laut. Namun kekayaan yang melimpah ruah itu semua kenyataannya berbeda dengan kondisi warga. Warga belum tentu tercukupi sandang-pangan-papan dan lapangan kerja. Sehingga, banyak yang mencari kerja ke luar negeri sebagai babu

Di negeri orang, ratusan ribu babu berasal dari negeri yang kekayaan alamnya melimpah ruah ini ada yang mendapat perlakuan tidak manusiawi disamping tidak memperoleh upah, sebagaimana terjadi pada Sumiati, Husna, Rohani, Kikim Komalasari yang sempat mencuat dimedia.

Seperti  Pepatah lama mengatakan: Ayam bertelur di lumbung padi, mati kelaparan. Kata-kata itu dulu hanya dianggap biasa, bahkan seakan mengada-ada, namun kini bagi yang arif dan tidak mati rasa tentu akan mampu menyerap maknanya bahwa itu adalah sindiran yang luar biasa terhadap keadaan yang aneh tapi nyata ini.

Belum lagi melihat tingkah polah pembesar negeri ini, wakil-wakil rakyak yang kita pilih dari hak-hak suara saat pemilu, seakan mereka hanya mementingkan kepentingan partai dan saku mereka untuk memperkaya diri, tanpa mempedulikan nasib yang para penduduk negeri ini.
 
Mereka megeruk hak-hak rakyat yang seharusnya untuk kesejahteraan. bangsa ketimuran yang mulai terdegredasi oleh budaya para Koruptor. Budaya yang menyesengsarakan masyarakat. Budaya yang memiskinkan negeri ini. Buya memakan hak-hak negeri ini. Budaya memalukan yang berusaha diberantas oleh para pembesar negeri ini yang masih peduli dengan nasib bangsa dan masarakatnya ( KPK).
Doa kami dari sudut negeri, semoga kemelut yang terjadi segera berlalu, semua komponen negri ini ingat kembali tujuan kemerdekaan yang diperjuangkan oleh para pendahulu kita. Semoga semua sadar akan hak dan kwajiban sehingga tercipta kesejahteraan rakyatnya yang sesungguhnya seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 45.
 (Prasetyo Budi)

Sunday, April 9, 2017

KARTU TANI

View Article
Potret Pertanian - Kartu tani adalah kartu sakti yang akan di miliki semu petani yang ada di seluruh jawa tengah yang di idekan oleh Gubernu Ganjar Pranowo untuk menghindari kecurangan penyaluran pupuk bersubsidi yang di salurkan oleh pemerintah untuk para petani, sehingga pupuk bersubsidi ini bisa tepat sasaran dan tepat guna, sudah bukan rahasia lagi kalau sekarang banyak kasus penyaluran pupuk bersubsidi ini banyak yang di selewengkan penyaluranya oleh para distributor dan para tengkulak, sehingga harga pupuk sangat melambung tinggi di pasaran, dan bahkan sampai mengalapi kelangkaan pupuk di pasaran, sehingga para petani sangat susah untuk mencukupi kebutuhan bembelian pupuk untuk tanaman mereka. bermula dari sini lah muncul pemikiran dari bapak Guburnur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk memberikan solusi untuk penyaluran pupuk bersubsidi agar tepat sasaran dalam penyaluranya.

Kartu tani tersebut merupakan kartu yang diterbitkan oleh Bank BRI yang memuat data petani sekaligus dapat bermanfaat sebagai kartu debit (ATM). Data – data yang ada dalam kartu tersebut antara lain berisi nama, alamat, data lahan serta komoditas. Manfaat kartu ini bagi pemerintah antara lain akan lebih mudah dalam memantau distribusi pupuk bersubsidi, agar lebih merata dan tepat sasaran.

Sementara bagi petani, kartu ini bermanfaat sebagai jaminan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi secara tepat waktu sesuai dengan masa tanam karena data yang ada dalam kartu tersebut telah jelas,  selain itu memberikan edukasi perbankan. Disamping itu pemegang kartu tani juga akan mendapatkan kemudahan jasa layanan perbankan baik simpanan atau pinjaman di Bank BRI.

Kartu Tani Langkah Pemberian Pupuk Subsidi

View Article
Potret Pertanian - Prasetyo. Pupuk bersubsidi yang selama ini diberikan oleh pemerintan kepada Petani dengan harapan petani dapatkan harga subsidi sehingga akan menekan biaya usaha tani yang dilakukan oleh para petani, baik petani hrtikultura, pangan dan perkebunan diseluruh Indonesia. 

Berbagai langkah dilakukan oleh pemerintah dalam melakukan penyaluran pupuk hingga sampai ditangan petani yang bersangkutan dan mendapatkan hak atas pupuk bersubsidi pemerintah tersebut. akan tetapi dalam keadaan seperti masih ada saja yang bermin untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga yang sangat tinggi dibandingkan dengan pupuk Non Subsidi. sehingga membuat ijo mata para distributor nakal dan para pengecer nakal diberbagai daerah penyaluran.

Memang dalam hal ini untuk mengurangi tingkat kejahatan pupuk subsidi tersebut diperlukan langkah-langkah yang tepat, sehingga program tersebut tapat sasaran. Saya Penulis pernah menjadi Distributor Pupuk Subsidi Pemerintah di Propinsi Sumatera barat, utuk daerah penyaluran Pesisir selatan. saya menilai masih banyak harus diperbaharui dari sistem penyaluran yang ada selama ini, masih banyak sekali masarakat yang tidak mendapatkan hak yang seharusnya mereka dapatkan, masih banyak sekali Petani tidak dapt merasakan atau mendapatkan pupuk bersubsidi sedangkan pupuk subsidi yang disalurkan sudah sesuai dengan RDKK, lalu dimana kesalahanya. Tapi kali ini  saya tidak akan membahas permasalah yang terjadi pada tingkat Distributor dan Pengecer, yang akan kita buka secara blak-blakan bagaimana dan seperti ap permainan yang terjadi dilapangan dalam mpenyaluran pupuk tersebut.

Intinya memang pemerintah harus bekerja dengan keras dalam menciptkan sistim dalam penyaluran barang subsidi pupuk tersebut. Seperti yang saya kutip dari situs pertani AGRO INDONESIA '' Kementerian Pertanian menegaskan tidak ada rencana pemerintah melakukan pencabutan subsidi pupuk mulai 2018. Namun, pemerintah memang sedang mengkaji perubahan skema penyaluran pupuk bersubsidi, yang kemungkinan tidak lagi melalui gabungan kelompok tani (gapoktan) dan dinas teknis, tapi langsung diberikan ke petani melalui Kartu Tani" 

Cara ini saya rasa akan banyak mengurangi kecurangan yang ada di lapangan dalam rangka penyalurn pupuk bersubsidi, Kementan sendiri sedang mengujicoba penggunaan Kartu Tani untuk memberi subsidi langsung ke petani, tanpa harus lewat gabungan kelompok tani (gapoktan). Kartu ini multifungsi karena memuat identitas petani, luas lahan yang dimiliki, informasi panen, kebutuhan sarana produksi pertanian (saprotan), sekaligus menjadi kartu debit untuk penerimaan tabungan, pinjaman, subsidi maupun bantuan.

Untuk uji coba tersebut Kementan akan mengeluarkan Kartu Tani ini sebanyak 1,2 juta Kartu Tani sudah diberikan ke petani dalam ujicoba di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bekerjasama dengan Pemda Provinsi Jateng dan BRI. Sementara di Bojonegoro bekerjasama dengan BNI akan diserahkan 1 juta kartu.

Semoga saja pprogram ini akan berjalan lancar dan dapat dinikmati oleh para petani, sehingga tak ada lagi penyelewengan yang akan terjadi oleh para distributor jahil yang mengeruk keuntungan dari hak Rakyat kecil yang disebut Petani. Mari bersama kita ikut serta memantau jalanya program tersebut sehingga tepat sasaran kepada yang berhak untuk mendapatkan.

Sunday, March 19, 2017

Misteri Noni Belanda Di Rumah Sakit Kebun teh Kayu Aro

View Article
Potret Pertanian - Jenuh melewati hari-hari dengan rutinitas dikota membuat kuingin rasanya pergi kesuatu tempat dengan suasana yang tentram damai, jauh dari panasnya kota yang riuh dan hiruk pikuk. Dimalam yang kian larut ditemani segelas kopi dan kepulan asap rokok, pikiranku terus menerawang dan memikirkan dimana kira-kira tempat yang sesuai dengan keinginan waktu itu. 

Hmmm... akhirnya aku ingat suatu daerah yang mana udaranya begitu sejuk dengan peamndangan alamnya yang indah, kayu aro kerinci! Ya kayu aro kerinci dengan hamparan kebun tehnya yang menghijau bak bentangan permadani dibawah kaki gunung kerinci. Keputusanku sudah bulat, tempat itulah pilihan satu-satunya yang akan aku tuju untuk melepaskan kejenuhan. Kayu Aro adalah sebuah kecamatan di kabupaten kerinci Jambi, Indonesia. Berdiri pada tanggal 12 Juni 1996 berdasarkan PP NO. 47/1996. 

Pusat pemerintahan di Batang Sangir, kayu aro ini terkenal sebagai daerah penghasil Teh. Tanpa membuang waktu lagi, aku segera mengemasi beberapa lembar pakaianku kedalam ransel kesayanganku yang telah begitu setia menemani kemana aku bepergian. Setelah semuanya selesai, aku pun segera beranjak ketempat tidur. Meski pengidap insomnia akut, aku paksanakan untuk pejamkan mata agar terlelap, karena antra Kota Padang-Kayu Aro Kerinci bukanlah jarak yang dekat. Lebih kurang jarak tempuh 198 KM, dengan sarana transpotasi mobil bisa memakan waktu seharian lebih. 

Aku harus bangan pagi-pagi seakali, karena tak ingin ketinggalan mobil yang akan dipesan nantinya. Adzan subuh yang berkumandang begitu indah akhirnya membangunkan pagi itu, alhamdulillah aku bisa terlelap sebelumnya. Aku pun segera menuju kamar mandi untuk membersihan tubuh, memang sedari siang kemaren itu aku tidak sempat mandi. Setelah itu pun aku mengambil wudhu, dan menunaikan kewajiban sholat subuh. Tidak lupa aku berdoa’a agar perjalanaku nanti lancar, jauh dari marabahaya dan tetap dalam lindungan Allah SWT. 

Setelah semuanya selasai, aku pun berpakain rapi tidak lupa topi kesayanganku mengihiasi kepalaku. Kupandangi topi itu, ada sedikit rasa miris karena warna sudah berganti buram. Ingin rasanya mengganti dengan yang baru dan lebih bagus, namun sayangnya aku belum sempat untuk menggantinya. Memang ada sahabat baikku ingin mengganti topiku dengan yang baru, gak baik-baik amat sebenarnya. Usilnya tidak ketulungan, jahilnya mintak ampun. Terkadang sempat bikin aku sebal juga, tapi mau apalagi sudah takdirku dipertemukan dengan sosok mahkluk ciptaan tuhan seperti sahabatku itu. 

Aku memberi namanya Obeng Cukil meski namanya cukup keren yaitu Abhenk Gokil dan lumayan terkenal dilingkungan kampusku. Orangnya juga tidak jelek-jelek amat, ganteng yang kekampus dengan style lumayan keren apalagi dengan sepatu boats kulitnya berjalan denagn percaya dirinya dilseputarn kampus, pakaian juga rapi terus tidak lupa juga paduan rompinya, harus kuakui siObeng Cukil ini memang keren. Tapi songongnya minta ampun! Sampai pagi ini topi baru yang dijanjikannya belum sampai-sampai, setiap aku tanyain Topi Mana? Dengan seenak dengkulnya menjawab “Ya, ntar. Sabaran dikit napa mas! Gua nungguin mas kejang-kejang dulu baru gua kasih itu topi senimannya buat mas, kalau bisa sampe seterok lu mas! Ha ha ha!” Lihat jawabannya, nyebalin gak sih? Saya hanya ngurut dada. Ini anak benar-benar kebangetan, akhirnya aku cuekin hingga aku akan pergi pagi itu aku tidak kasih kabar sama si obeng cukil bahwa aku ingin pergi berlibur ke kayu aro, percuma! Palingan jawaban selalu bikin aku nelangsa dan ngurut dada lagi. 

Lupakan topi baru seniman dari siObeng Cukil. Mentari pun mulai terbit, aku pun menelpon travel. Sayangnya untuk berangkat pagi sudah penuh, yang ada berangkat sore. Aku pun harus mengundur keberangkatanku pagi itu. Aku akhirnya memesan tiket untuk keberangkatan sore. Aku pun mencari sarapan pagi itu. Bosan menunggu sore tidur-tiduran, tiba-tiba aku ingat lagi sama siObeng Cukil. Lalu aku kirimin pesan “Woi, obeng cukil. Ntar sore gua mau cabut ke kayo aro kerinci. Topi mana?” lagi dan lagi aku harus mengurut dada mendapatkan balasanya “Bodok, Mau ke kerici kek, mau ke ujung dunia kek. EGP..! Ntu topi tiga seribu baru gua kasih pesen. Palingan 15 hari lagi baru nyampe ke gua. Nyampe ke mas tambah 15 hari lagi. Sabar dung, kejang-kejang saja dulu”. Jawabannya benar-benar membuat aku kejang-kejang seperti yang diinginkannya. Ya sebalnya mintak ampun, ini anak benar-benar harus dikasih pelajaran ini. 

Awas nanti akan dibawakan ulat bulu dari kayu aro dan akan aku masukin kedalam tasnya, karena siobeng cukil ini takut ulat bulu. Mampus lu obeng cukil, rutukku dalam hati. Tiada terasa haripun beranjak sore, hapeku pun berdering dari agen travel agar segera bersiap-siap karena mobil sudah menuju alamat yang aku berikan. Aku pun bersiap-siap kemabali. Selang beberapa menit kemudian travel pun sampai, tanpa banyak bicara aku pun segara naik dan masuk kedalam travel. Penumpanya tidak penuh, hanya ada satu perempuan yang duduk di ACC samping sopir. Aku pun duduk dibagian tengah, sekedar basa-basi aku pun membuka pembicaraan dengan sopir travel “Sepi penumpangnya ya bang..?” ucapku. “Iya bang, hanya kita bertiga yang berangkat saat ini. Mudah-mudahan dijalan ada penumpang lain...” sopir travel menjawab sedikit berharap agar penumpangnya penuh. 

Mobil pun terus melaju membelah jalanan belantara kata disore itu. Tanpa terasa mobil telah jauh meninggalkan kota Padang. Hingga malam terus beranjak, sementara didalam mobil tetap hanya aku, seoarang penumpang yang duduk di ACC, dan sopir mobil itu sendiri. Jalanan sepi berbukit dan tikungan yang berliku dimalam itu membuat suasana sedikit agak menyeremkan. Kulihat kiri dan kanan pepohonan begitu rapat hitam bagaikan sesosok raksasa yang berdiri begitu menakutkan. Aku pun mencoba untuk memejam kan mata untuk tidur. Namun bebepara saat setealah aku memejamkan mata, mobil berhenti. Aku pun membuka mataku, kulihat tidak jauh didepan ada dua orang gadis cantik. Kedua gadis cantik inilah yang menyebabkan mobil yang kutumpangi berhenti didaerah Lubuk Selasih pada malam itu. 

Mereka pun naik, dan dudk tepat berada disampingku dibagian kosong bagian tengah. Keduanya melemparkan senyuman manis, salah satunya dan menyapa ramah “Maap...permisi duduk ya bang...!” ujarnya. “Oh... ehk owhk..! ya, ya... silahkan dek!” Jawabku gelagapan, karena sedari tadi aku memperhatikan dan begitu terpesona oleh keacantikan kedua cewek tersebut, sehinngga aku tidak menyadari akan disapa. 

Gadis yang menyapa itu bertubuh tinggi langsing, putih, rambut ikal tergurai sebatas bahu dan sedikit berwarna merah, ditambah paduan celana jeans dan kaos oblong warna putih, bola mata juga tambak berwana kebiruan ketika disinari temaram lampu di dalam mobil yang memang dinyalakan oleh sopir ketika kedua cewek tersebut naik. Aromanya juga sangat menggoda penciumanku, baru kali ini merasakan aroma yang sedemikan, lembut dan nyaman. 

Sepintas kulihat kedua gadis ini seperti blasteran belanda. Sehinga nantinya aku memanggilnya dengan nona manis londo. “Mau kemana bang?” kembali gadis yang menyapa tadi menyapaku, senyumannya begitu manis, lagi dan lagi aku terpesona. Seakan-akan termagnet oleh senyuman itu kantukku pun menjadi hilang. “Mau ke kayu aro dek, adek sendiri mau kamana?” Ujarku dan juga bertanya kemana tujuan mereka. “Kita juga mau ke kayu aro bang, sama dong tujuan kita. Wah... asyik juga neh ada teman satu tujuan kita nanti...” Sembari melemparkan senyuman sedikit genit melirik kaerah temannya. Sementara temannya juga tersenyum tak kalah manisnya dari gadis yang menyapaku. “Hai, kakak gak sopan deh, banyak tanya sama siabangnya. Sementara nama abangnya tidak ditanyain. Sungguh terlalu... Hi hi hi...!” gadis yang satunya lagi ikut nimbrung berbicara sambil tertawa genit dan lucu. “Ha ha ha... iya ya, maap bang. Siapa namanya bang?” gadis yang berada disampingku baru menyadari bahwa belum menanyaka namaku. 

Aku aku hanya tersenyum simpul, dan berkata dalam hati ini dua orang gadis baik dan ramah sekali. Jarang-jarang kutemui gadis cantik seperti mereka. Aku merasa senang dan merasa dihargai sekali. “He he he...! Tidak apa dek, apalah arti sebuah nama dek... Oke, Namaku Abdie...!” Mencoba mengimbangi candaan gadis itu, agak sedikit norak dengan mengatakan apalah arti sebuah nama. Seandai ada kedua orang tuaku saat itu mungkin sudah ditampar mulutku, karena dengan susah payah mereka memberikan nama yang bagus untukk. Aku malah mengatkan apalah arti sebuah nama. “Oke bang Abdie... Nama aku Belinda, dan yang disamping ini adik sepupuku Arabella. Maaf ya bang, ini Arabella memang sedikit usil nih bang...” gadis yang duduk disampingku memperkenalkan diri dan teman diseabelahnya yang ternyata adek saudara sepupu. 

Kulihat tangannya menyentuh jidat Arabella dengan telunjuknya dengan memasang raut wajah pura-pura sebal kepada Arabella. “Hi hi hi... maaf ya bang... Arabella...!” Sambil mengulurkan tangannya kepadaku, aku pun menyambut tangannya. Terlihat Arabella begitu meanja ketika menyebutkan namanya, wajahnya yang cantik itu tampak lucu dan menggemaskan. Ah, jadi ingat sama adek perempuanku dikampung yang umurnya juga tidak jauh beda dengan Arabella. “He he he..! tidak apa Arabella manis lucu dan unyu-unyu...!” Aku tertawa melihat ulah Arabella. Suasana yang semula kaku menjadi hangat oleh canda-canda ringan kami. “Hmmm... gitu ya? Kalau sudah tau nama dengan entengnya melupakan saya ya, sadis kalian mah. Kalau begitu aku tidur saja...!” Tiba-tiba Belinda berbicara, dan terlihat merajuk karena sempat kami cuekin beberapa saat. “Eit...! Kakak nona manis cantik jangan ngambek dong, ntar masuk angiiiiin...! He he he! Maafkan kami yang durhaka ini kakak nona manisssss...!” Aku dengan semangatnya ikut menggoda siBelinda yang pura sebal dengan wajah cemberut. 

Gila...! aku benar-benar terpesona melihat raut wajah Belinda, begitu cantik “Hi hi hi... benar tuh bang Abdie! Kalau kakak nona manis Belinda merajuk nanti masuk angin! Ieh, amit-amit bocah londo cantik-cantik masuk angin! Weeek...! Ha ha ha!” Arabella kembali nyeletuk menggoda Belinda. Aku pun tidak tahan menahan tawa waktu itu . Aku merasa beruntung sekali dapat berkenalan dengan cewek cantik dimalam yang kian larut. 

Sementara mobil terus melaju membelah jalanan sepi berhutan lebat kiri dan kanan. Sehinnga tak terasa mobil telah memasuki daerah Muara Labuh. Kemudian sopir mengarahkan mobil kearah salah satu rumah makan yang ada disana. Kami pun berhenti untuk bersitirahat. Aku pun mengajak Belinda dan Arabella untuk segera turun dan makan. “Ayo nona-nano manis londo kita makan dulu kita biar gak masuk angin...!” Ajakku. “Wah... maaf bang Abdie ganteng seujung langit, kita masih kenyang. Kita nungguin diatas mobil saja. Abang mau makan silahkan bang...!” Arabella nyeletuk dengan memanggil abang ganteng seujung langit. Weleh ini bocah usilnya ada kemiripan dengan sahabatku siObeng Cukil. Untung itu anak tidak saya ajak, kalau sempat abislah dikerjain oleh mereka berdua saya. Pasti kolaborasi tuh siObeng Cukil dengan Arabella. 

Tiba-tiba aku ingat Obeng Cukil. “Ha ha ha... bisa saja kamu nona manis londo Arabella, okelah kalau begitu. Saya makan dulu ya. Ingat, jangan bawel ya. Temanin tuh sikakak nona manis londo Belinda diatas mobil. Jangan kabur lu ya...!” jawabku tidak marah dengan candaan Arabella. Coba kalau siObeng Cukil, sudah kutendang tu anak sampe kekunung kerinci. “Ya bang, silahkan makan saja. Gak usah dengarin apa kata ini bocah tengil Arabella. Kita ditas mobil saja. Kita memang masih kenyang, selamat menikmti santapannya bang..!” Ujar Belinda, benar-benar membuat hatiku salut sama cewek ini. Cantik, ramah, sopan, dan tampak dewasa. “Ya, Belinda. Saya tinggal dulu ya... bye!” Aku mengiyakan. 

Tidak beberapa lama aku dan sopirpun selesai makan, kemudian kembali kemobil. Kulihat Belinda dan Arabella tertidur, aku pun enggan untuk membangunnya. Mobil pun melanjutkan perjalanan, kulihat jam telah menujukkan pukul 01:30 dini hari. Udara semangkin dingin menusuk hingga ketulang sum-sumku. Aku pun memasang jaket hangat. Mobil terus melaju, namun tengan tiba-tiba kembali berhenti. Mesin mati dengan mendadak, padahal jalanan tidaklah menanjak. Mati mesin ditengah hutan yang lebat kiri dan kanannya dijalan Padang Aro Kerinci itu membuat sopir terlihat panik, aku pun menjadi terbawa suasana. Sopir pun turun dan membuka kap depan mobil, menceka apa penyebab mobil mati mendadak. Tidak ditemukan yang aneh dengan mesin tersebut, semuanya tampak normal. Kemudian sopir kembali naik kedalam mobil dan menstarter, masih tetap tidak mau hidup. Sopir terlihat mulai gusar! Mencoba sekali lagi, Hidup! 

Alhamdulillah...kataku dalam hati. Namun kelegaanku hanya beberapa saat saja, karena setelah itu tercium aroma yang menyengat didalam mobil. Aroma wangi minyak Mayat! Aku dan sopir kaget dan merinding, lalu sopir bertanya kepada kami “apakah mencium bau itu?” tanyanya. “Ya” Jawabku singkat. Lalu aku melirik keapada Belinda dan Arabella yang sudah terbangun. Seperti aroma tersebut berasal dari mereka berdua. Aku pun menanyakan kepada mereka apakah mencium arama yang kami rasakan. Mereka hanya menggelengkan kepala dengan wajah sendu tanpa mengeluarkan kata sepatah kata pun. Ya, sudahlah, mungkin mereka masih mengantuk dan kelelahan ujarku dalam hati. 

Mobil pun kembali melaju dengan kecepatan tinggi, jam sudah menunjukkan pukul 02:45 dini hari. Aku masih memikirkan tentang aroma yang kami rasakan tadi. Kami pun telah memasuki wilayah leter W yang mana tikungannya menjadi ikon setelah kelok 9 di daerah kabupaten 50 Kota Payakumbuh dan kelok 44 danau maninjau kabupaten Agam. Tikungan ini menjadi perhitungan bagi setiap sopir-sopir yang melintasi wilayah leter W ini, terutama sopir-sopir truk. Setelah melewatinya tersebut, penumpang yang berada di ACC pun turun. Tinggallah kami berempat didalam mobil melanjutakan perjalanan. 

Aku merasa lega karena sebentar lagi aku juga akan sampai di Desa Sungai Jambu tempat teman yang akan aku tuju. Aku pun menelpon temanku segera, namun tidak diangkatnya hingga aku telpon beberapa kali. Mungkin temanku memang terlelap, ditambah pertiga malam yang semangkin dingin. Aku cukup memahaminya, aku pun melirik kesebelahku. Kulihat wajah Belinda dan Arabella semngkin kuyu dan memucat. Aku pun tidak berkomentar apa-apa, suasana yang semngkin dinginlah yang membuat wajah mereka menjadi kuyu dan memucat. 

Aku pun bicara pada sopir “Maaf bang, temanku belum tidak mengangkat telponku mas. Gimana ini mas?” aku merasa tidak enak hati karena mobil sudah dihentika sopir ketika telah memasuki desa Sungai Jambu. “Oh, ya tidak apa-apa bang... Kalau begitu kita antarkan saja adek berdua ini dulu ya..!” sopir memutuskan untuk mengantarkan Belinda dan Arabella duluan. “Ya bang, tidak apa-apa. Mana bagusnya saja..!” jawabku. Tiba-tiba aku diserang rasa kantuk, padahal sebelumnya aku biasa-biasa saja. Aku pun memejamkan mataku, sayup-sayup masih kudengar sopir menanyakan dimana kedua gadis itu turun. “Dimana turunnya dek?” tanya sopir. “Terus saja jalan bang, nanti setelah dekat bedeng 8 saya kasih tau tempatnya. Gak jauh kok darisitu...!” salah satu dari mereka menjawab, entah siapa aku pun tidak begitu fokus karena serangan rasa kantuk. “Ini sudah kita sudah didepan SMA dek, belok kemana nih?” Sopir kembali bertanya. “Belok kanan mas, ikuti saja jalan kecil itu” Kemabali kudengar suara salah satu dari mereka menjawab. Kemudian”Stop bang! Kita sudah sampai!” Mendengar kata sudah sampai, aku sontak membuka mata. Niat hati ingin mengucapkan selamat berpisah kepada Belinda dan Arabella. Aku paksakan membuka mataku, Aku kaget! Dimana ini? Tempat macam apa ini? Terlihat ramai sekali, padahal sudah sepertiga malam begini kulihat anak-anak masih bermain dan berlari. 

Aku terkesima, hingga tidak begitu menghiraukan sopir menurunkan baran-barang bawaan kedua gadis tersebut. Kemana arah kedua gadis tersebut aku pun tidak memperhatikan, sehingga niatku untuk mengucapkan selamat berpisah terlupakan. “Bagaimana bang? Sudah bisa ditelpon temannya?” tanya sopir membuyarkan pikiranku. “Eh iya, anu bang..! Belum bang! Gimana ya bang?” aku spontan menjawab kaget. “Begini saja bang, bagaimana besok pagi saja saya antar. Kebetulan saya sudah ngantuk berat ini. Kita tidur didalam mobil saja disini sambil menunggu pagi gimana bang?” Ujar sopir travel yang aku tumpangi. “Ya, tidak apa-apa bang. Kita tidur disini saja...!” aku menyetujui apa yang dikatakan sopir dari pada aku mengedor-gedor pintu rumah temanku. 

Akirnya kami pun tidur didalam mobil. Kami pun terbangun setelah sinar matahari pagi menerobos masuk dari kaca depan mobil, ketika aku lihat jam sudah menunjukkan pukul 08:00 pagi waktu setempat. Aku pun membangunkan sopir berniat untuk mencuci muka dan membuang air kecil. Aku membuka pintu hendak turun, alangkah terkejutanya ketika melihat kesekeliling. Sepi, tak seperti tadi malam yang suasananya terlihat ramai. Astaghfirullah...! Bukankah ini rumah sakit peninggalan belanda yang konon sangat angker dan menyeramkan? Tidak semua orang berani berada ditempat ini, untuk melintasinya saja membutuhkan nyali mimpuni. Lalu aku gedor pintu mobil yang membuat sopir langsung terbangun, dia langsung keluar dari mobil. Dia pun terlihat heran dan bingung! “Wah gila ini bang! Pasti dua gadis semalam itu adalah penghuni sini bang..!” bisik sopir itu kepadaku, sementara aku masih bingung. Linglung! “Tapi ini ongkos yang dibayarkan kedua gadis itu benaran uang ini bang!” Sopir itu merogoh kantung celananya. Aku masih belum bisa berkata apa-apa...

By_Songgo Langit & Abhenk Gokil-Ext.

Thursday, March 9, 2017

Negeri Tanah Surga Yang Terluka

View Article
Potret Pertanian - Songgo Langit - 10/03/2017. Padang Pasir. Asalamualaikum sahabat semua, Selamat Hari juma'at, hari penuh Rahmat hari istimewa disetiap minggunya, saya berdoa semoga hari ini kita semua dalam keadaan sehat walafiat tak kurang satu apapun aamiin. Sahabat Potret masih sering kan mendengar Lagu Ibu Pertiwi yang biasanya dikumandangkan ketika ada bencana yang terjadi di Indonesia. Barang kali aja yang tidak hafal liriknya, nah berikut dalam Postingan Negeri Yang Terluka ini saya sertakan sebagai Topik pembahasan hari ini.

kulihat ibu pertiwi
sedang bersusah hati
air matamu berlinang
mas intanmu terkenang

hutan gunung sawah lautan
simpanan kekayaan
kini ibu sedang susah
merintih dan berdoa

kulihat ibu pertiwi
kami datang berbakti
lihatlah putra-putrimu
menggembirakan ibu

ibu kami tetap cinta
putramu yang setia
menjaga harta pusaka
untuk nusa dan bangsa
Sumber Poto: http://bisnis.news.viva.co.id
Indonesia. Negeri kaya raya dengan harta yang tak terhingga. Negeri yang potensi alamnya luar biasa. Negeri yang tanahnya disebut-sebut sebagai “tanah surga”. Negeri dengan aset sumber daya alam yang penting untuk kehidupan manusia. 

Negeri dengan ratusan suku bangsa dan bahasa, pemilik warisan budaya terbesar di dunia. Namun, dengan segala potensi kekayaan yang ada, masalah ekonomi masih saja menjadi masalah yang kompleks. Banyak pengangguran yang mengharap lapangan kerja. Tidak sedikit anak-anak yang terpaksa putus sekolah karena tak punya biaya. Perumahan kumuh yang tetap eksis di tengah hingar bingar kota. Masalah kemiskinan yang masih nyata di depan mata. Kesenjangan sosial, pertumbuhan ekonomi yang lambat, korupsi, kasus kriminalitas dan masih banyak permasalahan ekonomi lainnya. 

Kesejahteraan ekonomi rasanya masih jauh dari harapan kita. Bukankah dengan memaksimalkan potensi kekayaan alam yang dimiliki Indonesia, rentetan masalah ekonomi tadi bisa diselesaikan dengan mudah? Bukankah dengan menggali sumber daya yang dimiliki Indonesia, negeri ini bisa keluar dari zona terpuruknya? Bukankah dengan menggunakan kekayaan yang tak terhingga ini, kemiskinan bisa dengan cepat diatasi? Entahlah.. Sayangnya, harapan tidak selalu berbanding lurus dengan kenyataan. 

Karena kenyataannya, pemerintah negeri ini masih belum bisa memaksimalkan kekayaan yang dimiliki. Pemerintah masih merelakan hartanya terus dikeruk oleh pihak asing. Banyak perusahaan-perusahaan asing yang dibiarkan terus melebarkan sayapnya di negeri ini. 

Perusahaan yang sebagian pimpinannya adalah orang asing, bukan orang Indonesia. Kebijakan-kebijakan yang dibuat pun rasanya hanya mementingkan kelompok-kelompok tertentu, bukan untuk kepentingan kesejahteraan rakyat. Andai pemerintah negara ini percaya dengan potensi sumber daya manusia yang dimiliki Indonesia, negara ini bisa menjadi negara yang mandiri dalam mengatur kekayaan yang dimiliki. 

Bagaimana tidak  ibu pertiwi menagis melihat ini semua, dinegeri yang kaya raya ini masarakatnya hidup dalam garis kemiskinan, sementara para koruptor bajingan-bajingan mengeruk kakayaan alam kita demi keuntungan pribadi dan golongan, Gunung-gunung emas dirobohkan, tanah-tanah dengan kandungan mineral di sedot ribuan barel tiap harinya, dengan berbekal izin yang legal dari pemerintah dan aparat bangsa ini. sementara rakyat miskin mengadu nasib mempertaruhkan nyawa ikut menikmati kakayaan ditanah tumpah darahnya harus berhadapan dengan kerasnya pentungan aparat yang berkedok menjada kestabilan alam.

Tentunya masih terngiyang kita beberapa waktu lalu pemeberitaan yang menghiasi media masa online maupun media cetak tentang Lima warga Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, terjebak timbunan longsor saat menambang emas di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan. empat penambang emas tewas tertimbun tanah di penambangan emas tanpa izin di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Jambi. masih banyak lagi korban-korban berjatuhan akibat dari semua penambangan ilegal yang terjadi.

Siapa yang harus bertanggung jawab atas ini semua, Ingat pada dasarnya kenapa mereka mempertaruhkan jiwa dan raga mereka, ini urusan perut, ini urusan kehidupan, ini urusan kemiskinan, kalau saja mereka mempunyai kerjaan yang layak, penghasilan yang sesuai dengan kehidupan keluarga mereka, pastinya mereka tidak akan mempertaruhkan nyawa mereka untuk ikut menggali lubang masuk kedalam perut bumi.

Apakah ini Imbas dari ketidak adilan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyak kecil, yang hanya menguntungkan kelompok tertentu, semntara perusahaan-perusahaan raksasa yang setiap jamnya mengeruk emas dari negeri kita dengan bebas. Bayangkan saja bagaimana saya ( penulis ) tidak terkejut setelah membaca, Tambang Grasberg, Tembagapura, Irian Jaya bahwa tambang ini merupakan tambang emas terbesar di dunia, dengan Luas eksplorasi tambang Grasberg sekitar 212,343 hektar. Luas kedalaman lubangnya MELEBIHI 230 kilometer persegi. Bayangkan saja, lubangnya hingga bisa dilihat dari LUAR ANGKASA.

Belum lagi cadangan emas dan tembaga yang ada di tambang ini.  Tambang Grasberg memiliki cadangan 2,5 Milyar Ton Metrik. Berdasarkan produksi tahun 2008, tambang Grasberg dapat memproduksi EMAS 14,58 Ton per-hari, PERAK 55,00 Ton per-hari, dan TEMBAGA 14297,75 Ton per-hari.

Tambang Grasberg juga memiliki jalur bawah tanah yang berada jauh di bawah permukaan hingga kedalaman 1.785 meter, ini merupakan pertambangan bawah tanah TERBESAR di dunia. Dengan jalur TEROWONGAN sepanjang 90 kilometer.

Ya.. Tuhan Sebanyak itu emas yang dikeruk dari negeri tanah tumpah darah kita, yang dimerdekakan dengan keringat bercampur darah agar terbebas dari penjajahan yang selama 300 tahun lebih. Karana para pejuang tahu bahwa Negara kita adalah negara kaya raya, mereka rela meregang nyawa untuk itu semua.

”Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat” sebagaimana tercantum dalam Pasal 33 ayat (2)  dan (3) UUD 1945. Lalu bagaimana dengan sekarang.sementara bumi dan air banyak dikuasi oeh perursahaan-perusahaan asing yang negara hanya menerima beberapa persen dari hasil yang dikeruk oleh mereka.

Sementara  dengan Angka Kemiskinan Tertinggi Papua Barat  36,80 dan Papua  34,88 ( Sumber: Sensus Nasional BPS 2010 ). Buknkah disini, di propinsi ini Logam Mulia paling banyak di keruk oleh perusahaan raksasa. Seperti Freport Indonesia. Miris bukan dengan kondisi seperti ini. 

Entah apa yang terjadi di Negeri Tercinta kita Indonesia, Sehingga membuat Luka hati Rakyat nya. Korupsi meraja lela, Kemiskinan dimana-mana diNegri Tanah Surga Yang Terluka.

Tuesday, March 7, 2017

Nikmati Suasana Kampung Dari Negri Ujung Kulon

View Article
Potret Pertanian -Saya anak seorang Petani, dilahirkan dan dibesarkan dilingkungan Pertanian, sampai saat ini juga orang tua saya adalah seorang petani, saat ini saya sedang merantau untuk menambah ilmu yang suatu saat bisa saya aplikasikan dikampung saya, dengan harapan dapat bermanfaat bagi semua orang yang membutuhkan, jauh dari keluarga anak istri dan orang tua adalah permasalahan yang kadang membuat saya galau setengah dewa, kangen canda tawa anak, adik istri orang tua dan juga tetangga dilingkungan dimana saya tinggal, namun saya mempunyai cara untuk mengobati rasa kangen itu dengan hal-hal yang menjadi hoby saya dari dulu.

jika saya merasa sangat kangen dengan kampung halaman, saya akan pergi kedaerah pertanian atau kampung-kampung yang syarat dengan petani, seperti hari ini, saya sedang menikmati kebersamaan dengan para petani yang lagi bekerja secara bersama-sama disawah. disini saya dapati ibuk-ibuk ramah dan bapak-bapak yang sedang  bekrja ditengah terik matahari yang menyengat hari ini.

Kebersamaan yang tak pernah kita lihat dihiruk pikuk keramaina kota, gotong royong yang menjadi budaya kampung yang masih terjaga hingga saat ini, bekerja bergantian dilahan satu sama lain dengan harapan dapat menghemat biaya produksi pertanian, budaya inilah yang membuat saya rindu akan kampung, kebersamaan inilah yang membuat saya terasa berada ditengah-tengah keluarga saya di kampung. senyum tulus dibalik caping lebar mereka, terasa melegakan setiap tarikan nafas saya setelah menahan sesak dada menahan kangen suasana didesa saya yang jauh diujung selatan pulau sumatera.
Kebersamaan ini semoga akan selalu terjaga sampai kapanpun, sehingga generasi yang akan datang dapat belajar dan mengerti sebuah budaya yang sangat arif dan bijaksana dikampung yang sejauh ini sudah mulai terdegredasi oleh kamajuan zaman, Coba lihat dan pahami poto yang saya aplud ini, tak terlihat satupun pemuda dan pemudi, semoga saja mereka sedang bersekolah menuntut ilmu, bukan karena lagi sibuk menjawab komentar di wall Facebook mereka, atau sibuk bermain diwarnet dengan aneka ragam Game yang tersedia disana baik online maupun Ofline.

Sampai Jumpa bapak dan ibu para petani, sampai jumpa lagi dilain waktu, semoga kita semua diberikan umur panjang dan kesehatan selalu Oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga kita semua dapat terus berkarya dan bekerja untuk memenuhi hajat hidup orang banyak dengan terus membudidayakan tanaman pertanian sehingga ketahanan pangan akan tetap terjaga aamiin.

Monday, March 6, 2017

Tukang Tipu Kena Tipu

View Article
Potret Pertanian - Selamat siang sahabt Potret, apa kabar hari ini, semoga semoga sehat selalu ya, dan dalam lindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa aamiin.

Kali ini saya akan cerita sama sahabt semua, " Tukang Tipu Kena Tipu " ini kejadianya agak lucu deh sedikit, pasalnya ketika saya buka wall facebook, ada yang nawarin kamera dengan harga yang super duper murah. Canon D1200 dipatok dengan Harga cuma 1,5 juta. wah murah banget kan, baru lagi. ini mamang menggiurkan bagi pecinta kamera atau siapa saja yang hobi jepret kanan jepret kiri. Kebetulan kamera saya kan rusak juga nih, iseng saya komentar di postinganya di akun Abal-abalnya Mulia Kamera "biarin aja saya link langsung kan dia gak tau biar teman teman semua lebih hati-hati, kalau toh nanti website saya yang di blokir ya gak masalah yang penting hari ini saya udah berbagi untulk mengingatkan kebaikan".

Pada Postingan yang dia bagikan saya komentar menanyakan bisa dibayar ditempat atau tidak, setelah itu dia jawab, bisa tapi saya harus ke toko nya di daerah batam, stelah saya tanyakan No Telpon Toko dan dan pemiliknya supaya saya tidak tersesat atau mudah mencarinya di batam, alahasil tidak dia jawab, malah komentar saya semua dia hapusnya, dan saya di Blokir.

Pantang Menyerah itu lah saya, saya minjam akun teman saya, saya cari dan ketemu lagi dngan akun dia, saya minta pertemanan dan langsung dia konfirmasi, stelah itu saya chat sama dia mennanyakan kebenaran harga Kamera yang dia jual, jawabnya benar, ketika saya tanya bagaimana cara pembayaranya dia jawab tranfer melalui bank. saya usulkan menggunakan jasa Pos dan setelah saya tranfer akan saya kirim ni pin nya dia menolak, harus melalui tranfer bang.

Sejurus kemudian saya Ok kan aja, saya minta No rekening untuk selanjutnya akan saya tranfer. dengan senang hati dia langsung inbokkan No Rekening BRI, karena hari sudah sore saya putuskan untuk menntranfernya besok. waktu terus berlalu tanpa henti, sehingga malampun berubah menjadi pagi kembali... hua ha ha ha kayak sang penyair jadinya. hari ini sebelum saya menulis artikel ini. nah berikut Screnshot yang berhasil saya jepreat dari Inbok percakapan kami.




Setelah itu saya dikirimi no rekening, ceritanya nih saya pura-pura langsung menuju ATM untuk melakukan transaksi dengan mengirim sejumlah uang untuk mendapatkan kamera idaman saya. nah Icak-Icak saya minta Poto KTP dia icak-icak takut gitu. xixiii...
Nah ketika saya tanya, Kok Cewek pak ? diajawab itu bosnya dia, dia bilang dia cuma pegawai disana.
Setelah itu Icak icak saya sudah lakukan ranfer kerekening tersebut, lalu dia minta bukti tranfer untuk dikirimkan keda Sang penipu yang udah seneng banget korbannya melakukan pelunasan uang pembelian.
Nah Malang nya... di struk tranfer saya salah mengisikan data, jumlah nya yang seharusnya Rp. 1.500.000,. menjadi Rp. 1.5000.000. nah tuh gimana coba. wkwkwkkk.... disengaja biar strok sang penipunya.
Ha ha ha ha ahirnya saya ucapkan terimakasih kepada sang penipu yang telah berbaik hati melayani calon korban yang baik hati. nah setelah itu akun saya diblokir lagi sama dia.. yah.... Capek Deh....

E.....it belumpuas ngerjain tukang tipu, saya buka akun Fb saya yang lain dan saya coba Ajak pertemanan dan langsung diterima.

Ha ha ha ha Langsung saya chat lalu saya tanyakan harga kameranya benar apa enggak, dia jawab iya harga sesuai dengan yang tercantum, nah abis tuh saya balas " Ooo... udah dapat korban hari ini gan, trus uang yang ditranfer cewek jambi tadi udah diambil apa belum ? wkwkkw hobi bener gw ngerjain elu..  wkwkkkk.

Lagi - lagi saya di blokir deh. kan pertanyaan saya belum dia jawab. wk wk wk Capek deh... Nah buat sahabat semua harus hati-hati ya, sekarang ini banyak sekali macam-macam modus penipuan dengan berbagai cara. ok semoga artikel ini bermanfaat dan salam sukses selalu dari Potret Pertanian.

Sunday, March 5, 2017

Hal - Hal Aneh yang Sering Terjadi dalam Tubuh Manusia

View Article
Potret Pertanian - Mungkin sahabat semua bingung deh dengan postingan kali ini, judul sama gambar postinya gak nyambung. ha ha ha... abisnya saya bingung mau kasih gambar apa, yah ahirnya saya putuskan kasih gambar Strobery biar kece badai wk wk wk....

Sahabat semiua dimanapun anda berada, senag sekali saya hari ini dapat menjumpai sahabat semua di Pojok Potret, kali ini pembahasan lain dari pada yang lain seperti biasanya, pasalnya beberapa hari ini tangan dan mata saya kedutan terus, nah kata orang tua saya dulu kalau tangan kedutan katanya mau dapat rejeki yang banyak, aamiin semoga saja benar ya ha ha ha.. Ok kita simak yuk ulasan berikut supaya kita lebih paham dengan kejadian-kejadian aneh diseputar anggota tubuh kita.

Tanpa disadari, banyak misteri yang menyangkut tubuh kita. Mau tahu apa saja keanehan yang terjadi pada tubuh? Berikut 6 Kejadian Aneh yang Sering Terjadi dalam Tubuh Manusia:

- Perasaan Jatuh

Pernah merasakan saat sedang tidur tiba-tiba merasa seperti jatuh dan tersentak bangun? Sensasi aneh ini disebut hypnic jerk. Sekitar 70 persen orang mengalami dan kebanyakan terjadi pada orang yang mengalami kesulitan tidur.

Ketika Anda tidur terjadi perubahan suhu dalam tubuh mengakibatkan pernapasan melambat dan otot mengendur. Tubuh salah menafsirkan hal tersebut, sehingga mengirimkan sinyal tersentak dan Anda terbangun dengan kaget. Biasanya terjadi pada masa transisi antara sadar dengan susah tidur.

- Mata Berkedut

Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba mata berkedut. Biasanya, hal ini dikaitkan dengan hal-hal mistis. Hush, jangan terlalu percaya tahayul. Stres, kelelahan dan terlalu banyak kafein menjadi pemicunya.

- Kesemutan

Duduk yang terlalu lama atau posisi duduk yang salah menyebabkan munculnya kesemutan. Kesemutan terjadi karena saraf dan pembuluh darah yang mengalami tekanan. Kesemutan juga menjadi pesan adanya nyeri yang dikirimkan saraf ke otak.

- Perut Berbunyi

Saat sedang meeting, tiba-tiba perut mengeluarkan bunyi. Anda pasti pernah mengalami hal memalukan inikan? Bunyi perut disebabkan oleh kontraksi otot-otot lambung dan usus kecil. Kontraksi ini bergerak terus menerus dengan mendorong isinya kebawah, yang disebut gerakan peristaltik.

Selain mendorong makanan ke dalam sistem pencernaan, kontraksi ini juga membantu dalam mencampur makanan, cairan dan gas atau udara menjadi suatu adonan lengket. Semua bahan-bahan tersebut ditekan dan dipecahkan dalam usus. Gas pun ikut dipecahkan, sehingga menimbulkan suara yang biasa Anda.

- Muka Memerah

Bila merasa malu atau marah, muka mendadak menjadi kemerahan seperti kepiting rebus. Menurut para ahli, fenomena ini merupakan reaksi fisik terhadap perilaku sosial.

Ketika Anda malu atau mengalami kondisi memalukan yang memicu adrenalin, maka tekanan darah akan naik, detak jantung berdetak cepat dan aliran darah melaju cepat. Akibatnya, pembuluh darah kecil di wajah melebar akibat meningkatnya aliran darah, yang menyebabkan kemerahan pada pipi dan telinga.

- Geli saat Digelitikin

Aneh, saat kita menggelitiki diri sendiri malah tak merasa geli. Kenapa ya kira-kira? Para ilmuwan menemukan bahwa perasaan yang kita alami saat digelitik membuat tubuh menjadi panik yang merupakan respons alami. Tawa tak terkendali menjadi tandanya.

Penelitian menunjukkan bahwa otak telah dilatih untuk tahu apa yang harus dirasakan ketika kita melakukan gerakan-gerakan tertentu. Terkejut, merasa panik atau gelisah hingga digelitiki orang lain membuat tubuh merespons dengan cara berbeda.

Cara Aktifkan Kembali Kartu BPJS Terblokir Akibat Telat Bayar

View Article
Potret Pertanian -Jika kartu peserta BPJS terlanjur terblokir oleh sistem karena adanya penunggakan iuran selama lebih dari 3 bulan, satu-satunya solusi yang bisa dipilih adalah melunasi seluruh tagihannya berikut sejumlah bunga yang telah ditetapkan dalam aturan BPJS Kesehatan.

Proses pelunasan tunggakan iuran ini bisa dilakukan sebagaimana membayar iuran bulanan lainnya. Artinya, peserta tidak harus mendatangi kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan pelunasan tunggakan. Peserta BPJS bisa melakukan pembayaran pada tempat-tempat yang memang biasa digunakan untuk melakukan pembayaran, seperti fasilitas ATM, kantor pos, Alfamart, Indomaret, dan yang lainnya.

Pembayaran harus dilakukan sekaligus. Semua tunggakan ditambah dengan bunga 2% tanpa adanya sisa tagihan. Hal ini akan memudahkan sistem untuk bisa mengaktifkan kembali kartu BPJS yang tertunggak. Pada dasarnya, pengaktifan kembali kartu BPJS akan berlangsung secara otomatis. Bisa pada hari yang sama setelah pelunasan tunggakan. Atau paling lambat 2×24 jam setelah adanya pelunasan tersebut.

Dalam beberapa kasus, bisa saja kartu BPJS tersebut tidak aktif meskipun pelunasan telah dilakukan dan telah melampaui 2×24 jam. Hal ini wajar saja terjadi dan tidak perlu dikhawatirkan. Cukup datangi kantor BPJS terdekat dan lakukan pembukaan blokir secara manual di sana. Jangan lupa untuk membawa serta kartu BPJS beserta seluruh kuitansi pelunasan tunggakan tersebut sehingga pihak BPJS dapat melakukan pembukaan blokir dengan segera.

Mengingat prosesnya bisa lebih dari 2×24 jam maka seharusnya peserta yang akan melakukan pembukaan blokir jangan melakukan pelunasan tunggakan tersebut pada waktu-waktu mendesak. Hal ini sangat berisiko karena bisa saja pelunasan telah dilakukan, tetapi proses pemblokiran belum bisa dilakukan/tertunda. Sementara peserta harus menggunakan kartu BPJS tersebut pada waktu bersamaan. Kalau kondisinya demikian, peserta tetap tidak bisa mengunakan kartu BPJS-nya.

sumber: cermati.com

Logo PT. Semen Padang Dari Masa Ke Masa

View Article
Potret Pertanian - Logo PT Semen Padang (PTSP) pertama kali diciptakan pada 1910, semasih bernama Nederlandsch Indische Portland Cement (Pabrik Semen Hindia Belanda). Logonya berbentuk bulat, terdiri atas dua lingkaran (besar dan kecil) dengan posisi lingkaran kecil berada di dalam lingkaran besar. Di antara kedua lingkaran tersebut terdapat tulisan "Sumatra Portland Cement Works". Di dalam lingkaran kecil terdapat huruf N.I.P.C.M, singkatan Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij, sebuah pabrik semen di Indarung, 15 km di timur kota Padang.

Logo itu hanya berumur 3 tahun karena pada 1913 dibuat sebuah logo baru, meski bentuk bulat dengan dua garis lingkaran dan kata-katanya tetap dipertahankan. Hanya saja, NIPCM ditambah dengan NV. Nah, ini yang menarik: ada gambar seekor kerbau jantan dalam lingkaran kecil tampak sedang berdiri menghadap ke arah kiri dengan latar panorama alam Minangkabau. Gambar ini menggantikan posisi huruf NIPCM sebelumnya.

Logo itu diubah lagi pada 1928. Kata Nederlandsch Indische diubah menjadi Padang. Jadi, tulisan di antara kedua lingkaran tersebut adalah N.V. Padang Portland Cement Maatschapij. Di bagian bawahnya tertulis Fabrik di Indarung Dekat Padang, Sumatera Tengah, yang ditulis dengan huruf yang lebih kecil. Wah, telah muncul bahasa Melayu, setelah Sumpah Pemuda pada 1928. Dalam lingkaran kecil, selain gambar kerbau, terdapat gambar seorang laki-laki yang sedang berdiri di depan sebelah kanan kerbau sambil memegang tali kerbaunya. Ada pula gambar sebuah rumah adat, kelihatan hanya dua gonjongnya, di belakang sebelah kanan kerbau. Panorama di latar belakang ditambah dengan lukisan Gunung Merapi, lambang sumarak ranah Minang. Gambar kerbau tetap ditampilkan mendominasi di lingkaran kecil tersebut.

Jepang kemudian datang membawa perubahan, NV PPCM diganti dengan Semen Indarung. Logo PT SP tidak diubah, kecuali perubahan tulisan dari bahasa Belanda ke bahasa Indonesia. Demikianlah sampai Perang Kemerdekaan (1945-1949). Ada sedikit perubahan, yaitu digantinya tulisan Semen Indarung dengan Kilang Semen Indarung. Namun, saat Belanda kembali pada 1950, nama NVPPCM muncul kembali.Logo PTSP dimodifikasi lagi, pada 1958, seiring dengan kebijakan pemerintah pusat tentang nasionalisasi perusahaan asing. Logonya yang bulat dipertahankan, tapi tulisan NV PPCM diganti dengan Semen Padang Pabrik Indaroeng. Gambar kerbau tetap ada. Tapi tiada lagi gambar seorang laki-laki, rumah adat, dan gambar panorama Gunung Merapi. Penggantinya adalah gambar atap rumah gadang dengan lima gonjong di atas gambar kerbau.

Logo PTSP diperbarui lagi pada 1970. Dua lingkaran dihilangkan, sehingga tulisan Padang Portland Cement Indonesia dibuat melingkar sekaligus menjadi pembatasnya. Gambar kerbau hanya menampilkan kepalanya saja dengan posisi menghadap ke depan. Di atas kepala kerbau dibuat pula gambar atap/gonjong (5 buah) rumah adat. Muncul pula moto PTSP yang berbunyi "Kami Telah Berbuat Sebelum yang Lain Memikirkan". Namun, pada 1972 logo tersebut dimodifikasi dengan memunculkan dua garis lingkaran: besar dan kecil. Perubahan terjadi lagi pada 1991, saat tulisan Padang Portland Cement menjadi Padang Cement Indonesia.

Pada 1  Juli 2012, PT SP kembali melakukan perubahan logo. Pada perubahan kali ini, PT Semen Padang tidak melakukan perubahan yang bersifat fundamental karena brand perusahaan tertua di Indonesia ini dinilai sudah kuat. Pergantian ini dilakukan dengan pertimbangan, logo yang dipakai sebelumnya memiliki ciri, tanduk kerbau kecil dan complicated  (rumit). Mata kerbau kelihatan old (tua), gonjong dominan,  dan telinga terlihat  off position.  Pada logo baru  disempurnakan menjadi,  tanduk kerbau menjadi besar dan kokoh/melindungi, mata  kelihatan tajam/tegas, gonjong menjadi sederhana (crown) , dan telinga pada posisi  “on” (selalu mendengar).

Logo baru ini memiliki kriteria dan karakter yang kokoh (identitas semen), universal (tidak kedaerahan),  lebih simpel (mudah diingat/memorable), dan lebih konsisten (aplicable dalam ukuran terkecil).