Showing posts with label Potret Pertanian Provinsi. Show all posts
Showing posts with label Potret Pertanian Provinsi. Show all posts

Sunday, March 5, 2017

Jenis Produk PT. Semen Padang

View Article
Potret Pertanian - PT. Semen Padang yang merupakan pabrik semen pertama di Indonesia dengan Semboyan Kami Telah Berbuat Sebelum Yang Lain Memiirkan, yang berdiri sejak 1910 ini dengan logo kepala Banteng Kokoh dan terpercaya, dengan menunjukan Eksistensinya dengan berbagai produk unggulan ikut membangun Negeri, Nah berikut beberapa Produk yang diproduksi Oleh PT. Semen Padang.

SEMEN PORTLAND TIPE I (Ordinary Portland Cement)

Memenuhi :

    SNI 15-2049-2004
    ASTM C 150-07
    BS 12-1996
    JISR5210-1981

Semen ini digunakan untuk keperluan konstruksi umum yang tidak memerlukan persyaratan khusus yaitu :

    Tidak memerlukan ketahanan sulfat
    Tidak memerlukan persyaratan panas hydrasi
    Tidak memerlukan kekuatan awal yang tinggi

Kegunaan :
Gedung, jembatan, jalan raya, rumah pemukiman, landasan pacu pesawat terbang.


SEMEN PORTLAND TIPE II (Moderate Sulphate Resistance)

Memenuhi:

    SNI 15-2049-2004
    ASTM C 150-07

Semen ini digunakan untuk keperluan konstruksi yang memerlukan persyaratan :

Tahan terhadap sulfat sedang yaitu terhadap air tanah yang mengandung sulfat antara 0,08 - 0,17 % atau yang dinyatakan mengandung SO3 + 125 ppm.Tahan terhadap panas hydrasi sedang

Kegunaan :

Dermaga, bendungan, bangunan ditanah berawa, bergambut dan tepi pantai, soil cement.


SEMEN PORTLAND TIPE III (High Early Strength Cement)
Memenuhi :
  • SNI 15-2049-2004
  • ASTM C 150-07
Semen ini digunakan untuk keperluan konstruksi yang memerlukan kekuatan awal yang tinggi pada fase permulaan setelah pengikatan terjadi.
Kegunaan:Pembuatan Jalan beton, landasan lapangan udara, bangunan tingkat tinggi, bangunan dalam air yang tidak memerlukan ketahanan terhadap sulfat.


SEMEN PORTLAND TIPE V (High Sulphate Resistance)

Memenuhi :

    SNI 15-2049-2004
    ASTM C 150-07

Semen ini cocok dipakai untuk konstruksi bangunan yang memerlukan persyaratan :

    Tahan terhadap sulfat tinggi
    Air tanah yang mengandung sulfat 0,17 -1,67 % (mengandung SO3125 - 250 ppm).

Kegunaan :

Bangunan instalasi pengolahan limbah pabrik, konstruksi dalam air, jembatan, terowongan, dermaga.


SEMEN PEMBORAN OWC (Kelas G-HSR)

Memenuhi :

    SNI 15-3044-1992
    API Spec. 10A-2002

Semen ini khusus dipakai untuk pembuatan sumur minyak bumi dan gas alam dengan konstruksi sumur minyak dibawah permukaan laut dan bumi (lepas pantai).

OWC yang diproduksi adalah Class G - HSR disebut juga sebagai “BASIC OWC” karena dengan menambahkan Additive dapat digunakan untuk berbagai tingkat kedalaman dan temperatur.


SEMEN PORTLAND CAMPUR (S M C)
Memenuhi :
  • SNI 15-3500-2004
  • ASTM C 91 - 05 Type M
Semen ini cocok digunakan untuk bahan pengikat dan direkomendasikan untuk penggunaan :
  • Konstruksi ringan ( K < 225 kg/cm2 atau fc setinggi - tingginya 20 mpa)
  • Pembuatan bahan bangunan ( hollow brick, batako, paving block, genteng, polongan, ubin dll)
  • Pemasangan keramik, hollow brick, bata dll.
Keuntungan :
  • Mudah pengerjaannya (lebih workable )
  • Kedap air
  • Pengerutan / penyusutan kecil (lower shrinkage)
  • Panas hydrasi rendah
Kegunaan :
Bangunan RS & RSS, plesteran dan acian.


SEMEN PORTLAND KOMPOSIT (P C C)

Memenuhi :

    SNI 15 – 7064 – 2004.

Semen PCC cocok untuk bahan pengikat dan direkomendasikan untuk penggunaan keperluan konstruksi umum dan bahan bangunan

Kegunaan :

    Digunakan untuk konstruksi umum untuk semua mutu beton
    Struktur bangunan bertingkat
    Struktur jembatan
    Struktur jalan beton
    Bahan bangunan
    Beton pratekan dan pracetak, Pasangan bata, plesteran dan acian,Panel beton,
    Paving block, Hollow brick, batako, genteng, polongan, ubin dll.

Keunggulan :

    Lebih mudah dikerjakan
    Suhu beton lebih rendah sehingga tidak mudah retak
    Lebih tahan terhadap sulphat
    Lebih kedap air
    Permukaan acian lebih halus.


SEMEN PORTLAND POZZOLAN (P P C)
Moderate Sulphate Resistance

Memenuhi :

    SNI 15-0302-2004
    ASTM C 595 - 08

Jenis semen ini untuk konstruksi umum dan tahan terhadap sulfat dan panas hidrasi sedang.

Kegunaan :

    Perumahan
    Plesteran dan acian
    Bendungan, dam dan irigasi
    Bangunan tepi pantai dan daerah rawa/gambut
    Bahan bangunan seperti :
    Genteng, hollow brick, polongan, ubin, paving block, batako dll.

Berikut Info Kontak dan kantor PT. Semen Padang :
Indarung Padang 25237, Sumatera Barat
Telp. (0751) 815250
Fax. 0751-815590
Fax. Marketing 0751-815001    www.semenpadang.co.id

KANTOR PERWAKILAN JAKARTA :

Gedung Graha Irama Lantai XI
Jl. Hr. Rasuna Said Blok X-1
Kav. 1 & 2 Jakarta 12950
Tlp. 021-5261272, 5261273, 5261274
Fax. 021-5261414.

SEMEN INDONESIA GROUP
Link: www.semenindonesia.com

Logo PT. Semen Padang Dari Masa Ke Masa

View Article
Potret Pertanian - Logo PT Semen Padang (PTSP) pertama kali diciptakan pada 1910, semasih bernama Nederlandsch Indische Portland Cement (Pabrik Semen Hindia Belanda). Logonya berbentuk bulat, terdiri atas dua lingkaran (besar dan kecil) dengan posisi lingkaran kecil berada di dalam lingkaran besar. Di antara kedua lingkaran tersebut terdapat tulisan "Sumatra Portland Cement Works". Di dalam lingkaran kecil terdapat huruf N.I.P.C.M, singkatan Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij, sebuah pabrik semen di Indarung, 15 km di timur kota Padang.

Logo itu hanya berumur 3 tahun karena pada 1913 dibuat sebuah logo baru, meski bentuk bulat dengan dua garis lingkaran dan kata-katanya tetap dipertahankan. Hanya saja, NIPCM ditambah dengan NV. Nah, ini yang menarik: ada gambar seekor kerbau jantan dalam lingkaran kecil tampak sedang berdiri menghadap ke arah kiri dengan latar panorama alam Minangkabau. Gambar ini menggantikan posisi huruf NIPCM sebelumnya.

Logo itu diubah lagi pada 1928. Kata Nederlandsch Indische diubah menjadi Padang. Jadi, tulisan di antara kedua lingkaran tersebut adalah N.V. Padang Portland Cement Maatschapij. Di bagian bawahnya tertulis Fabrik di Indarung Dekat Padang, Sumatera Tengah, yang ditulis dengan huruf yang lebih kecil. Wah, telah muncul bahasa Melayu, setelah Sumpah Pemuda pada 1928. Dalam lingkaran kecil, selain gambar kerbau, terdapat gambar seorang laki-laki yang sedang berdiri di depan sebelah kanan kerbau sambil memegang tali kerbaunya. Ada pula gambar sebuah rumah adat, kelihatan hanya dua gonjongnya, di belakang sebelah kanan kerbau. Panorama di latar belakang ditambah dengan lukisan Gunung Merapi, lambang sumarak ranah Minang. Gambar kerbau tetap ditampilkan mendominasi di lingkaran kecil tersebut.

Jepang kemudian datang membawa perubahan, NV PPCM diganti dengan Semen Indarung. Logo PT SP tidak diubah, kecuali perubahan tulisan dari bahasa Belanda ke bahasa Indonesia. Demikianlah sampai Perang Kemerdekaan (1945-1949). Ada sedikit perubahan, yaitu digantinya tulisan Semen Indarung dengan Kilang Semen Indarung. Namun, saat Belanda kembali pada 1950, nama NVPPCM muncul kembali.Logo PTSP dimodifikasi lagi, pada 1958, seiring dengan kebijakan pemerintah pusat tentang nasionalisasi perusahaan asing. Logonya yang bulat dipertahankan, tapi tulisan NV PPCM diganti dengan Semen Padang Pabrik Indaroeng. Gambar kerbau tetap ada. Tapi tiada lagi gambar seorang laki-laki, rumah adat, dan gambar panorama Gunung Merapi. Penggantinya adalah gambar atap rumah gadang dengan lima gonjong di atas gambar kerbau.

Logo PTSP diperbarui lagi pada 1970. Dua lingkaran dihilangkan, sehingga tulisan Padang Portland Cement Indonesia dibuat melingkar sekaligus menjadi pembatasnya. Gambar kerbau hanya menampilkan kepalanya saja dengan posisi menghadap ke depan. Di atas kepala kerbau dibuat pula gambar atap/gonjong (5 buah) rumah adat. Muncul pula moto PTSP yang berbunyi "Kami Telah Berbuat Sebelum yang Lain Memikirkan". Namun, pada 1972 logo tersebut dimodifikasi dengan memunculkan dua garis lingkaran: besar dan kecil. Perubahan terjadi lagi pada 1991, saat tulisan Padang Portland Cement menjadi Padang Cement Indonesia.

Pada 1  Juli 2012, PT SP kembali melakukan perubahan logo. Pada perubahan kali ini, PT Semen Padang tidak melakukan perubahan yang bersifat fundamental karena brand perusahaan tertua di Indonesia ini dinilai sudah kuat. Pergantian ini dilakukan dengan pertimbangan, logo yang dipakai sebelumnya memiliki ciri, tanduk kerbau kecil dan complicated  (rumit). Mata kerbau kelihatan old (tua), gonjong dominan,  dan telinga terlihat  off position.  Pada logo baru  disempurnakan menjadi,  tanduk kerbau menjadi besar dan kokoh/melindungi, mata  kelihatan tajam/tegas, gonjong menjadi sederhana (crown) , dan telinga pada posisi  “on” (selalu mendengar).

Logo baru ini memiliki kriteria dan karakter yang kokoh (identitas semen), universal (tidak kedaerahan),  lebih simpel (mudah diingat/memorable), dan lebih konsisten (aplicable dalam ukuran terkecil).