Saturday, November 18, 2017

SMS Untuk Mengakses Informasi Kalender Tanam Terpadu Dalam Antisipasi Perubahan Iklim

View Article
POTRET PERTANIAN - Penggunaan SMS untuk mengakses informasi katam terpadu dapat dilakukan oleh petani dan penyuluh yang mempunyai telpon seluler/ handphone, dengan cara sebagai berikut:

Pastikan handphone telah aktif dan mempunyai pulsa yang cukup untuk mengirimkan sms.

Buka menu SMS, dan ketikan format sms yang tersedia, seperti contoh : “tanya ciranjang” ditulis : tanya (spasi) ciranjang.

Kirim isi sms tersebut ke nomor SMS Center Katam Terpadu (082-123-456-500/ 082-123-456-400).

Pengguna harap menunggu satu sampai dengan lima menit tergantung kondisi jaringan dan antrian sms di SMS server.
Akan diterima balasan SMS sesuai dengan format sms yaitu : “Ketik kembali angka di bawah ini utk data di KEC. CIRANJANG/KAB. CIANJUR: 1:Katam,2:Katam Rawa,3:Standing Crop,4:Cuaca,5:BPTP,Pupuk==>6:Padi Tunggal,7:Padi Phonska,8:Padi Pelangi,9:Padi Kujang,10:Jagung Tunggal,11:Jagung Phonska,12:Jagung Pelangi,13:Kedelai Tunggal,14:Kedelai Phonska,15:Kedelai Pelangi,Varietas==>16:Padi Banjir,17:Padi Kekeringan,18:Padi WBC,19:Padi Tikus,20:Padi Penggerek,21:Padi Tungro,22:Padi Blast,23:Padi Kresek,24:Padi Umum,25:Jagung Banjir,26:Jagung Kekeringan,27:Jagung Bulai,28:Jagung Lalat,29:Jagung Penggerek Batang,30:Jagung Penggerek Tongkol,31:Jagung Tikus,32:Jagung Ulat,33:Jagung Umum,34:Kedelai Banjir,35:Kedelai Kekeringan,36:Kedelai Lalat,37:Kedelai Penggulung Daun,38:Kedelai Polong,39:Kedelai Tikus,40:Kedelai Ulat Grayak,41:Kedelai Ulat Jengkal,42:Kedelai 

Umum,Alsin==>43:Traktor,44:Thresher,45:Pompa,46:Weeder,47:Mower,48:Reaper, 49:Streaper,50:Transplanter,51:Harvester,52:Dryer,53:Penggilingan @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id”
Kirim kembali sesuai keinginan, misalnya untuk data katam: Kirim kembali dengan isi SMS  "1"
Pengguna akan menerima balasan sbb: MH 2015/2016: Prakiraan Katam di KEC. CIRANJANG/KAB. CIANJUR: Luas Baku: 2.201 ha. Prediksi sifat hujan: BAWAH NORMAL, Tanam Padi I: SEP III-OKT I, ; 2.201 ha, Tanam Padi II: JAN III-FEB I, ; 1.923 ha, Tanam Palawija I: PADI, Jagung/Kedelai: 0 ha, Kedelai: 0 ha, Tanam Palawija II: JAN III-FEB I, Jagung/Kedelai: 0 ha, Kedelai: 0 ha @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id

Jika nama administrasi yang dimasukkan ternyata memiliki nama yang sama dengan lokasi lain, maka sistem akan meminta informasi lebih spesifik. Contoh: Info katam depok Balasan : Mohon lebih spesifik, ada 2 administrasi dengan nama yang sama 'DEPOK' : DEPOK1|KAB. CIREBON, DEPOK2|KAB. SLEMAN Kirimlah kembali, jika menginginkan Kec. Depok, Kab. Cirebon : Contoh : tan depok1

Adapun contoh informasi yang disediakan oleh SMS Center dalam tingkatan administrasi selain kecamatan adalah sbb:

 Tingkat Kabupaten :
A. Kirim : Tanya tegal
B. Balasan : Ketik kembali angka di bawah ini utk data di KAB. TEGAL/PROV. JAWA TENGAH: 1:Katam,2:Katam Rawa,3:Standing Crop,4:Cuaca,5:BPTP,6:Padi Banjir,7:Padi Kekeringan,8:Padi WBC,9:Padi Tikus,10:Padi Penggerek,11:Padi Tungro,12:Padi Blast,13:Padi Kresek,14:Padi Umum,15:Jagung Banjir,16:Jagung Kekeringan,17:Jagung Bulai,18:Jagung Lalat,19:Jagung Penggerek Batang,20:Jagung Penggerek Tongkol,21:Jagung Tikus,22:Jagung Ulat,23:Jagung Umum,24:Kedelai Banjir,25:Kedelai Kekeringan,26:Kedelai Lalat,27:Kedelai Penggulung Daun,28:Kedelai Polong,29:Kedelai Tikus, 30:Kedelai Ulat Grayak,31:Kedelai Ulat Jengkal,32:Kedelai Umum,33:Traktor,34:Thresher,35:Pompa,36:Transplanter,37:Harvester,38:Dryer,39:Penggilingan @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id
C. Kirim : 7
D. Balasan : MH 2015/2016: Info Varietas Rekomendasi Padi Sawah di KAB. TEGAL/PROV. JAWA TENGAH: STATUS KERAWANAN KEKERINGAN :SEDANG. VARIETAS REKOMENDASI: INPARI 10, INPARI 13, INPARI 18, INPARI 19, INPARI 20, ... dst
   

Tingkat Provinsi

A. Kirim : Tanya jawa barat

B. Balasan : Ketik kembali angka di bawah ini utk data di PROV. JAWA BARAT: 1: KATAM, 2: KATAM RAWA, 3: STANDING CROP, 4: CUACA, 5: BPTP, 6: ALSINTAN @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id

C. Kirim : 6

D. Balasan : MH 2015/2016: Info Alsin (unit) di PROV. JAWA BARAT: Roda 2 : 25.342, Roda 4 (<45 177="" 20.701="" 20="" 232="" 24="" 27="" 29="" 450="" 4="" 5.975="" 57="" 582="" 829="" :="" bed="" combine="" cultivator="" dryer="" flat="" harvester="" hp="" mower="" paddy="" padi="=" pedal="" penggilingan="" pompa="" power="" reaper="" rice="" roda="" thresher="" transplanter="" vertical=""> Kecil : 7.696, Menengah : 0, Besar : 0 @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id

   
Tingkat Pulau

A. Kirim : Tanya sumatera

B. Balasan : Ketik kembali angka di bawah ini utk data di Pulau JAWA: 1: KATAM, 2: KATAM RAWA, 3: STANDING CROP @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id

C. Kirim : 2

D. Balasan : MH 2015/2016: Info KATAM RAWA Padi Sawah di Pulau SUMATERA: Luas Rawa Pasang Surut : 326.260 ha, Luas Rawa Lebak : 264.862 ha, Luas Rawa Lainnya : 17.902 ha, Luas Total Rawa : 609.024 ha, Luas Potensi Tanam MH : 341.099 ha, Luas Potensi Tanam MK : 267.258 ha @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id

 Tingkat Nasional

A. Kirim : Tanya nasional

B. Balasan : Ketik kembali angka di bawah ini utk data tingkat Nasional : 1: KATAM @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id

C. Kirim : 1

D. Balasan : MH 2015/2016: Prakiraan Katam Nasional: Luas Baku: 8.954.237 ha. Tanam Padi I: SEP III-OKT I, OKT II-III, ; 7.180.203 ha. Tanam Padi II: JAN III-FEB I, FEB II-III, ; 4.566.577 ha. Tanam Palawija I: JAN I-II, DES II-III, Jagung/Kedelai: ; 578.840 ha. Kedelai: ; 0 ha. Tanam Palawija II: JAN III-FEB I, MAR I-II, Jagung/Kedelai: ; 374.812 ha. Kedelai: ; 0 ha @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id

Friday, November 17, 2017

PERAN LITBANG DALAM PENCAPAIAN SWASEMBADA PANGAN DI INDONESIA

View Article
POTRET PERTANIAN - Swasembada pangan di indonesia dewasa ini sedang ditingkatkan demi tercapainya ketahanan pangan nasional, berbagai elemen pemerintahan bekerjasama dalam meningkatkan percepatan swasembada pangan nasional. Langkah sosialasi yang dilakukan oleh litbang melalui berbagai media, seperti yang dilakukan oleh litbang bekerjasama dengan universitas tamansiswa padang dengan mengadakan kuliah umum peran litbang dalam pencapaian swasembada pangan di indonesia, diruang sidang prof. Haryono  suyono oleh Dr. Ir. Chandara Hendrayanto, Msc. (18/11).

Litbang pertanian yang terus berinovafi dengan berbagai inovasi demi menunjang pencapaian swasembada pangan di Indonesia, salah satunya yang dikenalkan oleh narasumber kepada peserta kuliah umum, '' KATAM ( Kalender tanam ). Pedoman atau alat bantu yang memberikan informasi spasial dan tabular tentang jadwal tanam secara terpadu.

Menyikapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian, antara lain perubahan awal waktu tanam (onset) dan panen, pola tanam, dan luas tanam, maka diperlukan suatu panduan kalender tanam bagi petani pada skala nasional. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian telah mengembangkan Sistem Informasi Kalender Tanam Terpadu untuk mendukung Program Peningkatan Produksi Beras National (P2BN). Sistem Informasi ini dapat memandu penyuluh dan petani hingga level kecamatan dalam mengelola kegiatan budidaya tanaman pangan. Berikut contoh katam.


KATAM VERSI SMS

Ketik tanya nama provinsi/kabupaten/kecamatan
Contoh "solok"
Kirim ke : 081235651111

KATAM VERSI ANDROID

Ketik nama provinsi/kabupaten/kecamatan
Contoh "Solok selatan"
Klik tombol yang tersedia. Koneksi internet harus ada.

Semoga  langkah-langkah yang dilakukan oleh Litbang pertanian dapat segera tercapa Kedaulatan pangan yang mencakup kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri serta kemandirian pemerintah  atau hak masarakat terhadap pangan demi terwujudnya kesejahteraan petani.

Sunday, November 12, 2017

Tahukah Teknologi Canggih Yang dimiliki Hewan

View Article
POTRET PERTANIAN - Kemjuan jaman yang terus bergerak memenuhi kebutuhan manusia dalam hajat hidupnya, sehingga teknologi terus dikembangkan demi mencapai itu semua. Para peneliti terus berinovasi untuk menemukan penemuan-penemuan baru disegala bidang, kali ini saya akan mengajak anda melihat Sebuah penemuan baru yang dilakukan oleh para ilmuwan ini benar-benar menakjubkan. Bagaimana tidak, para ilmuwan tersebut menilai, teknologi canggih yang diciptakan oleh manusia sebenarnya bukanlah benar-benar baru.

Masih ingat pesawat capung,? tentusaja kita ingat dan tau dengan pesawat yang satu ini, para penciptanya terdahulu yang terinspirasi dari capung dan mengadopsi mulai dari bentuknya, Nah Hal ini karena banyak penemuan yang diciptakan manusia yang sebenarnya terinspirasi dari alam. Mulai dari bagaimana cara alam bekerja, tumbuh-tumbuhan, dan juga perilaku alami yang dimiliki hewan. Bahkan, sifat ilmiah hewanlah yang banyak menyumbangkan inspirasi bagi para ilmuwan.

Kira-kira apa saja ya Teknologi Canggih Yang dimiliki Hewan ?

Rem udara

Ketika naik pesawat sebelum mendarat, pernahkah Anda mengamati bagian sayap dan melihat bilah-bilah kecil muncul di sepanjang sayap? Ternyata bilah ini adalah semacam rem udara untuk mencegah pesawat mogok ketika melambat.

Teknologi canggih ini tentu dipikirkan masak-masak oleh para ilmuwan bidang penerbangan. Namun, bangsa burung memiliki versi sendiri dari teknologi pintar ini. Hal tersebut berupa bulu yang disesuaikan secara khusus. Bulu burung dibagi secara luas menjadi bulu primer dan bulu sekunder, yang beberapa di antaranya sangat penting untuk terbang. Sisanya, biasanya hanya untuk keindahan.

Terdapat beberapa bulu yang bertugas untuk membantu stabilisasi burung ketika akan mendarat atau terbang lambat. Jadi, burung juga memiliki bulu yang bertugas seperti slot yang ada di sayap pesawat.

Sonar

Kapal, kapal selam, dan berbagai peralatan untuk melaut, biasanya dilengkapi sonar untuk navigasi, menghindari rintangan di laur, ataupaun melacak target bawah air. Sonar sendiri bekerja dengan memancarkan suara pada frekuensi tertentu, dan menyebarkan gelombang tersebut ke sekelilingnya.

Jika gelombang sonar tersebut memantul ke sebuah benda padat dan kembali ke perangkat pemancarnya, perangkat tersebut bisa mengumpulkan informasi tentang bentuk, ukuran, dan jarak benda.

Hal ini amat berguna bagi para pelaut, terutama angkatan laut. Namun, teknologi tersebut mengambil inspirasi dari paus dan lumba-lumba yang memang memiliki kemampuan sama seperti penggunaan gelombang sonar. Paus dan lumba-lumba bahkan bisa membedakan benda-benda yang sangat kecil dari jarak sejauh 15 meter dengan kemampuan sonar mereka.

Sistem kedap suara

Jika Anda pernah menghabiskan waktu di ruangan kedap suara, ternyata untuk membuatnya tak sesederhana itu. Mulai dari lapisan insulatif, bahan penyerap, dan berbagai bahan lain. Namun, hal ini ternyata telah dilakukan sebelumnya oleh burung hantu.

Burung hantu adalah hewan yang mangsanya adalah hewan-hewan berpendengaran tajam seperti tikus. Jadi, mereka sudah memanfaatkan berbagai elemen di pengedapan suara untuk membuatnya tak bersuara.

Desain bulu burung hantulah yang menjadikannya seperti ini. Belahan kecin dan serat memisahkan aliran udara melalui sayap. Hal ini mencegah suara apa pun yang disebabkan oleh hambatan udara, yang sebenarnya merupakan ciri khas burung ketika mereka terbang.

GPS

Migrasi burung merupakan misteri yang luar biasa bagi para ilmuwan. Ada banyak sekali kemungkinan penjelasan bagaimana burung mengerti arah pergi. Mulai dari posisi matahari, penggunaan peta bintang, indera penciuman, deteksi medan magnet bumi, hingga ingatan yang tajam.

Namun, hal ini tetap terasa cukup mustahil untuk dilakukan secara konsisten ke tempat tujuan yang terpencil, di kondisi yang acapkali tak bersahabat. Bahkan, hal ini juga dilakukan dengan baik oleh burung yang belum pernah migrasi sebelumnya.

Para ilmuwan menyebut, migrasi burung seakan-akan menggunakan teknologi GPS yang canggih, yang tingkatannya jauh di atas kemampuan manusia, yang sudah dari sananya ada dalam otak mereka.

TANAH MARJINAL

View Article
POTRET PERTANIAN - Di Indonesia lahan marginal dijumpai baik pada lahan basah maupun lahan kering. Lahan basah berupa lahan gambut, lahan sulfat masam dan rawa pasang surut seluas 24 juta ha, sementara lahan kering kering berupa tanah Ultisol 47,5 juta ha dan Oxisol 18 juta ha (Suprapto, 2003). Indonesia memiliki panjang garis pantai mencapai 106.000 km dengan potensi luas lahan 1.060.000 ha, secara umum termasuk lahan marginal. Berjuta-juta hektar lahan marginal tersebut tersebar di beberapa pulau, prospeknya baik untuk pengembangan pertanian namun sekarang ini belum dikelola dengan baik. Lahan-lahan tersebut kondisi kesuburannya rendah, sehingga diperlukan inovasi teknologi untuk memperbaiki produktivitasnya.
 
Tanah marginal atau “suboptimal” merupakan tanah yang potensial untuk pertanian, baik untuk tanaman pangan, tanaman perkebunan maupun tanaman hutan. Secara alami, kesuburan tanah marginal tergolong rendah. Hal ini ditunjukkan oleh reaksi tanah yang masam, cadangan hara rendah, basa-basa dapat tukar dan kejenuhan basa rendah, sedangkan kejenuhan aluminium tinggi sampai sangat tinggi. Namun, Krantz (1958) mengemukakan bahwa penilaian produktivitas suatu lahan bukan hanya berdasarkan kesuburan alami (natural fertility), tetapi juga respons tanah dan tanaman terhadap aplikasi teknologi pengelolaan lahan yang diterapkan. Melalui perbaikan teknologi pengelolaanlahan, produktivitas suatu lahan dapat ditingkatkan secara signifikan dibandingkan dengan kondisi kesuburan tanahnya yang secara alami rendah. Namun, dalam beberapa decade terakhir, penilaian kesuburan tanah justru didasarkan pada kesuburan alami (natural fertility). Dalam kegiatan survei dan pemetaan tanah pada awal tahun 1960-an yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian Tanah, yang sekarang berubah nama menjadi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP), penilaian kelas kemampuan wilayah hanya didasarkan pada kualitas atau karakteristik tanah secara alami (virgin soil). Namun, sejak tahun 1970-an, penilaian kelas kesesuaian lahan dilakukan dari dua arah, yaitu berdasarkan kondisi teknologi yang diterapkan saat ini (actual suitability) dan kondisi teknologi dengan perbaikan disesuaikan dengan kualitas dan karakteristik lahannya (potential suitability).
 
Tanah marginal lahan kering di Kalimantan terbentuk dari batuan sedimen masam, yang dicirikan oleh cadangan hara yang tergolong sangat rendah. Batuan sedimen masam adalah batuan permukaan (eksogen) yang menempati volume 5% kerak bumi (daratan dan lautan). Batuan ini menjadi penting karena menutup hingga 75% permukaan bumi (Faucult dan Raqult 1984). Sifat batuan sedimen masam bervariasi karena pembentukannya bergantung pada sifat alami bahan pembentuknya, proses atau model pengendapan, dan kondisi lingkungan daerah pengendapan.
 
Berdasarkan Atlas Sumberdaya Tanah Eksplorasi Indonesia, penyebaran tanah dari batuan sedimen masam di Indonesia mencapai 40,10% atau 75,48 juta ha (Puslittanak 2000). Di Kalimantan, diperkirakan penyebaran tanah ini mencapai luas 30,15 juta ha atau 57,22% dari luas pulau, dengan jenis tanah utama terdiri atas Ultisols, sedikit Inceptisols, dan Oxisols (Subagyo et al. 2000). Tanah ini sebagian besar digunakan untuk tanaman perkebunan, antara lain karet, kelapa sawit, lada, kopi, dan hutan tanaman industri. Berdasarkan data BPS (2004), luas lahan perkebunan di Kalimantan mencapai 4,83 juta ha, sehingga perluasan areal pertanian pada tanah ini masih mungkin dilakukan.Tulisan ini membahas tanah marginal lahan kering dari batuan sedimen masam di Kalimantan, yang meliputi penyebaran, karakteristik tanah, dan potensinya untuk pertanian. Wilayah Kalimantan yang berbatasan dengan Malaysia dan Brunei Darussalam, sebagian besar merupakan lahan marginal yang perlu segera dimanfaatkan dalam rangka pengembangan wilayah perbatasan.

MEMAHAMI SIFAT FISIK TANAH MARGINAL

View Article
POTRET PERTANIAN -Tanah marginal dicirikan oleh teksturtanah yang bervariasi dari pasir hingga liat. Hal  tersebut dikarenakan batuan sedimen masam di Kalimantan terbentuk dari dua macam bahan induk tanah, yaitu batu pasir yang bertekstur kasar dan batu liat atau batu lanau yang bertekstur halus. Hasil penelitian Suharta (2007) di Kalimantan Barat menunjukkan bahwa fraksi
pasir, debu maupun liat sangat bervariasi, baik pada lapisan atas maupun lapisan. hal yang sama juga ditunjukkan oleh hasil penelitian Prasetyo et al. (2001) di Kalimantan Timur dan
 
Yatno et al. (2000) di Kalimantan Selatan. Adanya keragaman tekstur tanah yang cukup besar pada tanah marginal dari batuan sedimen masam akan sangat memengaruhi sifat fisik, kimia, maupun sifat mineraloginya sehingga memerlukan kehati-hatian dalam pengelolaan tanahnya. Tanah bertekstur kasar dicirikan oleh kemampuan meretensi air dan hara yang rendah sehingga tanah rawan kekeringan pada musim kemarau dan pencucian hara atau basa-basa dapat tukar secara intensif pada musim hujan. Sebaliknya, tanah bertekstur halus umumnya dicirikan oleh permeabilitas tanah yang lambat.

Pengertian Lahan Marginal

View Article
POTRET PERTANIAN - Lahan-lahan konversi dimana kesuburan tanahnya sudah berkurang, lahan bekas alang-alang atau lahan-lahan kritis yang telah diusahakan pengembalian produktivitasnya maupun lahan terlantar yang tidak dimanfaatkan oleh rakyat, akhir akhir ini dkenal dengan sebutan lahan marginal.

Lahan marginal merupakan salah satu alternatif yang diambil untuk pengembangan budidaya rami, di mana pada lahan marginal ini produktifitasnya kurang mendukung (keadaan fisik dan kimianya) terhadap pertum-buhan dan produksi tanaman rami.
Advertisement

Lahan marginal adalah seperti tanah rawa di mana kandungan airnya tinggi, bahan organiknya tinggi, dan mineralnya rendah; tanah gambung yang kadar mineralnya lebih tinggi dari tanah rawa; tanah pasang surut yang pada saat tertentu kadar airnya tinggi dan disaat yang lain kadar airnya menurun.

Kemampuan dan kesesuaian lahan mar-ginal kurang memberikan keuntungan terhadap tanaman rami, sehingga usaha pengembangan tanaman rami yang dilakukan pada lahan marginal kurang memberikan keuntungan, terutama sekali akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman rami tidak optimal. Biasanya lahan marginal mempunyai tingkat kesuburan tanah rendah, sifat fisik tanahnya sudah menurun terutama sekali struktur tanahnya sudah rusak. Apalagi jika pada lahan marginal telah mengalami erosi yang cukup berat, sehingga solum tanahnya sudah tipis dan top soil tanahnya tidak mengandung unsu hara yang seimbang lagi bagi pertumbuhan. tanaman rami.

  Kyewot Pencarian (  Lahan marginal, pengertian lahan marginal, lahan marjinal,  lahan marginal adalah, Tanah marginal,pengertian lahan marjinal,  pengertian tanah marginal, apa itu lahan marginal, lahan marjinal)

Wednesday, November 8, 2017

Cara Buang Racun dalam Tubuh Menggnakan Biji Kopi

View Article
POTRET PERTANIAN -Sering merasa organ pencernaan bermasalah? Atau punya riwayat maag? Mungkin Anda bisa mencoba terapi menggunakan roasting kopi yang dikunyah langsung.

Terapi ini ternyata unik dan mampu menarik minat pengunjung stand Kopi Gayo binaan TNI AD dalam Rembug Kopi Nusantara, akhir pekan lalu. Pengunjung yang datang akan direfleksi tangannya dan diminta mengunyah tiga butir kopi yang sudah diroasting sebelumnya, tanpa minum air putih.

Babinsa Koramil-11/Wih Pesam Serma, Tri Agus yange juga seorang terapis menuturkan, kopi memiliki banyak manfaat kesehatan jika diolah maupun dikonsumsi secara benar. “Biji kopi yang sudah di roasting (disangrai) bisa membuang racun di dalam tubuh. Jika kita konsumsi 3 biji kopi, racun-racun di dalam tubuh bisa diserap biji dan keluar melalui tinja atau air seni," ungkap Serma Tri.

Terapi ini bisa dilakukan karena kafein dan teofilin yang terkandung dalam kopi, mampu memperlebar saluran empedu, sehingga meningkatkan fungsi pengeluaran melalui usus.

Mengenai level roasting yang disarankan untuk terapi ini adalah dark roast. Yakni, warna biji kopi lebih gelap dengan kandungan minyak yang nampak di permukaan biji kopi, serta ukuran yang lebih besar dibandingkan kondisi saat biji kopi masih mentah.

"Apalagi untuk penderita darah rendah. Kopi merupakan minuman yang baik untuk orang yang menderita darah rendah, karena kandungan kafeinnya. Kafein di dalam kopi dapat meningkatkan kerja denyut jantung," jelasnya.

Denyut jantung meningkat sehingga dapat mempompa darah lebih cepat dan akhirnya meningkatkan tekanan darah dalam tubuh. Minum secangkir kopi setiap hari akan membantu meningkatkan tekanan darah rendah. Tapi Serma Tri mengingatkan, jangan sampai lebih dari satu kali. "Makanya, minum kopi yang disangrai dan digiling, bukan digunting (sachet)," ujar Serma Tri. Gsh