Showing posts with label Agro Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Agro Teknologi. Show all posts

Saturday, November 18, 2017

Silaturami Sesama Mahasiswa Fakultas Pertanian Prodi Agroteknologi Unitas Padang 2017

View Article
POTRET PERTANIAN -Salam dan Bahagia, HIMA AGRO UniversitaS Tamansiswa Padang Minggu ( 19/11) Melaksanakan Silaturahmi sesama mahasiswa Agrteknologi yang dibukalangsung Oleh Rektor Universitas Tamansiswa Padang Dr. Ediwirman, SP, MP.

Acara yang bertujuan memper erat tali silaturahmi antar mahasiswa, meningkatkan kemampuan mahasswa dibidang Organisasi serta menambah ilmu dibidang  ilmu Pertanian.

Rektor Unitas Dr. Ediwirman, SP, MP. berharap untuk hima kedepanya lebihbaik lagi sehingga dapat memacu atmosfir kampus sebaga ajang peningkatan kualitas serta mutu mahaiswa unniversitas tamansiswa kedepanya. Serta menjadi wadah pengembangan potensi kreativitas dengan kegiatan dalam bidang keagroekoteknologian dan pengabdian masyarakat serta kegiatan-kegiatan yang tidak menyimpang dari dasar organisasi dalam mencapai tujuan serta berperan sebagai sumber insani pembangunan pertanian khususnya dibidang Agroteknologi.

Diharapapkan kedepanya banyak kegiatan- kegiatan yang lebih bermanfaat dan bergengsi serta menjalin kerjasama antar hima disumatera barat, bahkan lintas nasional. dengan tekat yang kuat serta kebersamaan dan kerja keras tidak ada yang tidak bisa dilakukan. 



Cara Mengakses Informasi Kalender Tanam Terpadu Dalam Antisipasi Perubahan Iklim

View Article
POTRET PERTANIAN - Penggunaan Aplikasi Android untuk kalender tanam terpadu ditujukan untuk petani, penyuluh, dinas terkait yang telah mempunyai telpon pintar atau tablet dengan sistem operasi Android dan terhubung dengan jaringan internet. Aplikasi ini tersedia di Google Play Store dengan nama aplikasi “Kalender Tanam Versi Ringan”, untuk mendapatkan aplikasi tersebut lakukan langkah-langkah berikut ini:

Siapkan telpon pintar/smartphone atau tablet yang menggunakan sistem operasi Android versi 2.3.6/ Gingerbread ke atas.   
Pastikan koneksi internet sudah tersambung dengan baik.

Pilih aplikasi Google Play.
Carilah aplikasi katam dengan kata kunci “katam” atau “kalender tanam”.
Pilih aplikasi “Kalender Tanam Versi Ringan”.
Tekan tombol Install/Pasang.
Tunggu sebentar untuk download dan instalasi.
Tekan tombol Open/Buka.
Ketik kata kunci yang diinginkan dari tingkat nasional, provinsi, kabupaten, dan kecamatan.
Pilih komoditas Padi sawah, Jagung, atau Kedelai.
Untuk rekomendasi pupuk, dapat dipilih jenis pupuk yang ada, yaitu Tunggal, Phosnka, Pelangi, Kujang, atau 151010.
Tekan tombol Katam untuk informasi kalender tanam.
Tekan tombol Pupuk untuk rekomendasi pupuk atau kebutuhan pupuk.  
Tekan tombol Rawan untuk rekomendasi VUB sesuai dengan tingkat kerawanan.

SMS Untuk Mengakses Informasi Kalender Tanam Terpadu Dalam Antisipasi Perubahan Iklim

View Article
POTRET PERTANIAN - Penggunaan SMS untuk mengakses informasi katam terpadu dapat dilakukan oleh petani dan penyuluh yang mempunyai telpon seluler/ handphone, dengan cara sebagai berikut:

Pastikan handphone telah aktif dan mempunyai pulsa yang cukup untuk mengirimkan sms.

Buka menu SMS, dan ketikan format sms yang tersedia, seperti contoh : “tanya ciranjang” ditulis : tanya (spasi) ciranjang.

Kirim isi sms tersebut ke nomor SMS Center Katam Terpadu (082-123-456-500/ 082-123-456-400).

Pengguna harap menunggu satu sampai dengan lima menit tergantung kondisi jaringan dan antrian sms di SMS server.
Akan diterima balasan SMS sesuai dengan format sms yaitu : “Ketik kembali angka di bawah ini utk data di KEC. CIRANJANG/KAB. CIANJUR: 1:Katam,2:Katam Rawa,3:Standing Crop,4:Cuaca,5:BPTP,Pupuk==>6:Padi Tunggal,7:Padi Phonska,8:Padi Pelangi,9:Padi Kujang,10:Jagung Tunggal,11:Jagung Phonska,12:Jagung Pelangi,13:Kedelai Tunggal,14:Kedelai Phonska,15:Kedelai Pelangi,Varietas==>16:Padi Banjir,17:Padi Kekeringan,18:Padi WBC,19:Padi Tikus,20:Padi Penggerek,21:Padi Tungro,22:Padi Blast,23:Padi Kresek,24:Padi Umum,25:Jagung Banjir,26:Jagung Kekeringan,27:Jagung Bulai,28:Jagung Lalat,29:Jagung Penggerek Batang,30:Jagung Penggerek Tongkol,31:Jagung Tikus,32:Jagung Ulat,33:Jagung Umum,34:Kedelai Banjir,35:Kedelai Kekeringan,36:Kedelai Lalat,37:Kedelai Penggulung Daun,38:Kedelai Polong,39:Kedelai Tikus,40:Kedelai Ulat Grayak,41:Kedelai Ulat Jengkal,42:Kedelai 

Umum,Alsin==>43:Traktor,44:Thresher,45:Pompa,46:Weeder,47:Mower,48:Reaper, 49:Streaper,50:Transplanter,51:Harvester,52:Dryer,53:Penggilingan @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id”
Kirim kembali sesuai keinginan, misalnya untuk data katam: Kirim kembali dengan isi SMS  "1"
Pengguna akan menerima balasan sbb: MH 2015/2016: Prakiraan Katam di KEC. CIRANJANG/KAB. CIANJUR: Luas Baku: 2.201 ha. Prediksi sifat hujan: BAWAH NORMAL, Tanam Padi I: SEP III-OKT I, ; 2.201 ha, Tanam Padi II: JAN III-FEB I, ; 1.923 ha, Tanam Palawija I: PADI, Jagung/Kedelai: 0 ha, Kedelai: 0 ha, Tanam Palawija II: JAN III-FEB I, Jagung/Kedelai: 0 ha, Kedelai: 0 ha @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id

Jika nama administrasi yang dimasukkan ternyata memiliki nama yang sama dengan lokasi lain, maka sistem akan meminta informasi lebih spesifik. Contoh: Info katam depok Balasan : Mohon lebih spesifik, ada 2 administrasi dengan nama yang sama 'DEPOK' : DEPOK1|KAB. CIREBON, DEPOK2|KAB. SLEMAN Kirimlah kembali, jika menginginkan Kec. Depok, Kab. Cirebon : Contoh : tan depok1

Adapun contoh informasi yang disediakan oleh SMS Center dalam tingkatan administrasi selain kecamatan adalah sbb:

 Tingkat Kabupaten :
A. Kirim : Tanya tegal
B. Balasan : Ketik kembali angka di bawah ini utk data di KAB. TEGAL/PROV. JAWA TENGAH: 1:Katam,2:Katam Rawa,3:Standing Crop,4:Cuaca,5:BPTP,6:Padi Banjir,7:Padi Kekeringan,8:Padi WBC,9:Padi Tikus,10:Padi Penggerek,11:Padi Tungro,12:Padi Blast,13:Padi Kresek,14:Padi Umum,15:Jagung Banjir,16:Jagung Kekeringan,17:Jagung Bulai,18:Jagung Lalat,19:Jagung Penggerek Batang,20:Jagung Penggerek Tongkol,21:Jagung Tikus,22:Jagung Ulat,23:Jagung Umum,24:Kedelai Banjir,25:Kedelai Kekeringan,26:Kedelai Lalat,27:Kedelai Penggulung Daun,28:Kedelai Polong,29:Kedelai Tikus, 30:Kedelai Ulat Grayak,31:Kedelai Ulat Jengkal,32:Kedelai Umum,33:Traktor,34:Thresher,35:Pompa,36:Transplanter,37:Harvester,38:Dryer,39:Penggilingan @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id
C. Kirim : 7
D. Balasan : MH 2015/2016: Info Varietas Rekomendasi Padi Sawah di KAB. TEGAL/PROV. JAWA TENGAH: STATUS KERAWANAN KEKERINGAN :SEDANG. VARIETAS REKOMENDASI: INPARI 10, INPARI 13, INPARI 18, INPARI 19, INPARI 20, ... dst
   

Tingkat Provinsi

A. Kirim : Tanya jawa barat

B. Balasan : Ketik kembali angka di bawah ini utk data di PROV. JAWA BARAT: 1: KATAM, 2: KATAM RAWA, 3: STANDING CROP, 4: CUACA, 5: BPTP, 6: ALSINTAN @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id

C. Kirim : 6

D. Balasan : MH 2015/2016: Info Alsin (unit) di PROV. JAWA BARAT: Roda 2 : 25.342, Roda 4 (<45 177="" 20.701="" 20="" 232="" 24="" 27="" 29="" 450="" 4="" 5.975="" 57="" 582="" 829="" :="" bed="" combine="" cultivator="" dryer="" flat="" harvester="" hp="" mower="" paddy="" padi="=" pedal="" penggilingan="" pompa="" power="" reaper="" rice="" roda="" thresher="" transplanter="" vertical=""> Kecil : 7.696, Menengah : 0, Besar : 0 @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id

   
Tingkat Pulau

A. Kirim : Tanya sumatera

B. Balasan : Ketik kembali angka di bawah ini utk data di Pulau JAWA: 1: KATAM, 2: KATAM RAWA, 3: STANDING CROP @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id

C. Kirim : 2

D. Balasan : MH 2015/2016: Info KATAM RAWA Padi Sawah di Pulau SUMATERA: Luas Rawa Pasang Surut : 326.260 ha, Luas Rawa Lebak : 264.862 ha, Luas Rawa Lainnya : 17.902 ha, Luas Total Rawa : 609.024 ha, Luas Potensi Tanam MH : 341.099 ha, Luas Potensi Tanam MK : 267.258 ha @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id

 Tingkat Nasional

A. Kirim : Tanya nasional

B. Balasan : Ketik kembali angka di bawah ini utk data tingkat Nasional : 1: KATAM @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id

C. Kirim : 1

D. Balasan : MH 2015/2016: Prakiraan Katam Nasional: Luas Baku: 8.954.237 ha. Tanam Padi I: SEP III-OKT I, OKT II-III, ; 7.180.203 ha. Tanam Padi II: JAN III-FEB I, FEB II-III, ; 4.566.577 ha. Tanam Palawija I: JAN I-II, DES II-III, Jagung/Kedelai: ; 578.840 ha. Kedelai: ; 0 ha. Tanam Palawija II: JAN III-FEB I, MAR I-II, Jagung/Kedelai: ; 374.812 ha. Kedelai: ; 0 ha @BALITBANGTAN/web: katam.litbang.pertanian.go.id

Friday, November 17, 2017

PERAN LITBANG DALAM PENCAPAIAN SWASEMBADA PANGAN DI INDONESIA

View Article
POTRET PERTANIAN - Swasembada pangan di indonesia dewasa ini sedang ditingkatkan demi tercapainya ketahanan pangan nasional, berbagai elemen pemerintahan bekerjasama dalam meningkatkan percepatan swasembada pangan nasional. Langkah sosialasi yang dilakukan oleh litbang melalui berbagai media, seperti yang dilakukan oleh litbang bekerjasama dengan universitas tamansiswa padang dengan mengadakan kuliah umum peran litbang dalam pencapaian swasembada pangan di indonesia, diruang sidang prof. Haryono  suyono oleh Dr. Ir. Chandara Hendrayanto, Msc. (18/11).

Litbang pertanian yang terus berinovafi dengan berbagai inovasi demi menunjang pencapaian swasembada pangan di Indonesia, salah satunya yang dikenalkan oleh narasumber kepada peserta kuliah umum, '' KATAM ( Kalender tanam ). Pedoman atau alat bantu yang memberikan informasi spasial dan tabular tentang jadwal tanam secara terpadu.

Menyikapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian, antara lain perubahan awal waktu tanam (onset) dan panen, pola tanam, dan luas tanam, maka diperlukan suatu panduan kalender tanam bagi petani pada skala nasional. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian telah mengembangkan Sistem Informasi Kalender Tanam Terpadu untuk mendukung Program Peningkatan Produksi Beras National (P2BN). Sistem Informasi ini dapat memandu penyuluh dan petani hingga level kecamatan dalam mengelola kegiatan budidaya tanaman pangan. Berikut contoh katam.


KATAM VERSI SMS

Ketik tanya nama provinsi/kabupaten/kecamatan
Contoh "solok"
Kirim ke : 081235651111

KATAM VERSI ANDROID

Ketik nama provinsi/kabupaten/kecamatan
Contoh "Solok selatan"
Klik tombol yang tersedia. Koneksi internet harus ada.

Semoga  langkah-langkah yang dilakukan oleh Litbang pertanian dapat segera tercapa Kedaulatan pangan yang mencakup kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri serta kemandirian pemerintah  atau hak masarakat terhadap pangan demi terwujudnya kesejahteraan petani.

Sunday, November 12, 2017

TANAH MARJINAL

View Article
POTRET PERTANIAN - Di Indonesia lahan marginal dijumpai baik pada lahan basah maupun lahan kering. Lahan basah berupa lahan gambut, lahan sulfat masam dan rawa pasang surut seluas 24 juta ha, sementara lahan kering kering berupa tanah Ultisol 47,5 juta ha dan Oxisol 18 juta ha (Suprapto, 2003). Indonesia memiliki panjang garis pantai mencapai 106.000 km dengan potensi luas lahan 1.060.000 ha, secara umum termasuk lahan marginal. Berjuta-juta hektar lahan marginal tersebut tersebar di beberapa pulau, prospeknya baik untuk pengembangan pertanian namun sekarang ini belum dikelola dengan baik. Lahan-lahan tersebut kondisi kesuburannya rendah, sehingga diperlukan inovasi teknologi untuk memperbaiki produktivitasnya.
 
Tanah marginal atau “suboptimal” merupakan tanah yang potensial untuk pertanian, baik untuk tanaman pangan, tanaman perkebunan maupun tanaman hutan. Secara alami, kesuburan tanah marginal tergolong rendah. Hal ini ditunjukkan oleh reaksi tanah yang masam, cadangan hara rendah, basa-basa dapat tukar dan kejenuhan basa rendah, sedangkan kejenuhan aluminium tinggi sampai sangat tinggi. Namun, Krantz (1958) mengemukakan bahwa penilaian produktivitas suatu lahan bukan hanya berdasarkan kesuburan alami (natural fertility), tetapi juga respons tanah dan tanaman terhadap aplikasi teknologi pengelolaan lahan yang diterapkan. Melalui perbaikan teknologi pengelolaanlahan, produktivitas suatu lahan dapat ditingkatkan secara signifikan dibandingkan dengan kondisi kesuburan tanahnya yang secara alami rendah. Namun, dalam beberapa decade terakhir, penilaian kesuburan tanah justru didasarkan pada kesuburan alami (natural fertility). Dalam kegiatan survei dan pemetaan tanah pada awal tahun 1960-an yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian Tanah, yang sekarang berubah nama menjadi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP), penilaian kelas kemampuan wilayah hanya didasarkan pada kualitas atau karakteristik tanah secara alami (virgin soil). Namun, sejak tahun 1970-an, penilaian kelas kesesuaian lahan dilakukan dari dua arah, yaitu berdasarkan kondisi teknologi yang diterapkan saat ini (actual suitability) dan kondisi teknologi dengan perbaikan disesuaikan dengan kualitas dan karakteristik lahannya (potential suitability).
 
Tanah marginal lahan kering di Kalimantan terbentuk dari batuan sedimen masam, yang dicirikan oleh cadangan hara yang tergolong sangat rendah. Batuan sedimen masam adalah batuan permukaan (eksogen) yang menempati volume 5% kerak bumi (daratan dan lautan). Batuan ini menjadi penting karena menutup hingga 75% permukaan bumi (Faucult dan Raqult 1984). Sifat batuan sedimen masam bervariasi karena pembentukannya bergantung pada sifat alami bahan pembentuknya, proses atau model pengendapan, dan kondisi lingkungan daerah pengendapan.
 
Berdasarkan Atlas Sumberdaya Tanah Eksplorasi Indonesia, penyebaran tanah dari batuan sedimen masam di Indonesia mencapai 40,10% atau 75,48 juta ha (Puslittanak 2000). Di Kalimantan, diperkirakan penyebaran tanah ini mencapai luas 30,15 juta ha atau 57,22% dari luas pulau, dengan jenis tanah utama terdiri atas Ultisols, sedikit Inceptisols, dan Oxisols (Subagyo et al. 2000). Tanah ini sebagian besar digunakan untuk tanaman perkebunan, antara lain karet, kelapa sawit, lada, kopi, dan hutan tanaman industri. Berdasarkan data BPS (2004), luas lahan perkebunan di Kalimantan mencapai 4,83 juta ha, sehingga perluasan areal pertanian pada tanah ini masih mungkin dilakukan.Tulisan ini membahas tanah marginal lahan kering dari batuan sedimen masam di Kalimantan, yang meliputi penyebaran, karakteristik tanah, dan potensinya untuk pertanian. Wilayah Kalimantan yang berbatasan dengan Malaysia dan Brunei Darussalam, sebagian besar merupakan lahan marginal yang perlu segera dimanfaatkan dalam rangka pengembangan wilayah perbatasan.

MEMAHAMI SIFAT FISIK TANAH MARGINAL

View Article
POTRET PERTANIAN -Tanah marginal dicirikan oleh teksturtanah yang bervariasi dari pasir hingga liat. Hal  tersebut dikarenakan batuan sedimen masam di Kalimantan terbentuk dari dua macam bahan induk tanah, yaitu batu pasir yang bertekstur kasar dan batu liat atau batu lanau yang bertekstur halus. Hasil penelitian Suharta (2007) di Kalimantan Barat menunjukkan bahwa fraksi
pasir, debu maupun liat sangat bervariasi, baik pada lapisan atas maupun lapisan. hal yang sama juga ditunjukkan oleh hasil penelitian Prasetyo et al. (2001) di Kalimantan Timur dan
 
Yatno et al. (2000) di Kalimantan Selatan. Adanya keragaman tekstur tanah yang cukup besar pada tanah marginal dari batuan sedimen masam akan sangat memengaruhi sifat fisik, kimia, maupun sifat mineraloginya sehingga memerlukan kehati-hatian dalam pengelolaan tanahnya. Tanah bertekstur kasar dicirikan oleh kemampuan meretensi air dan hara yang rendah sehingga tanah rawan kekeringan pada musim kemarau dan pencucian hara atau basa-basa dapat tukar secara intensif pada musim hujan. Sebaliknya, tanah bertekstur halus umumnya dicirikan oleh permeabilitas tanah yang lambat.

Pengertian Lahan Marginal

View Article
POTRET PERTANIAN - Lahan-lahan konversi dimana kesuburan tanahnya sudah berkurang, lahan bekas alang-alang atau lahan-lahan kritis yang telah diusahakan pengembalian produktivitasnya maupun lahan terlantar yang tidak dimanfaatkan oleh rakyat, akhir akhir ini dkenal dengan sebutan lahan marginal.

Lahan marginal merupakan salah satu alternatif yang diambil untuk pengembangan budidaya rami, di mana pada lahan marginal ini produktifitasnya kurang mendukung (keadaan fisik dan kimianya) terhadap pertum-buhan dan produksi tanaman rami.
Advertisement

Lahan marginal adalah seperti tanah rawa di mana kandungan airnya tinggi, bahan organiknya tinggi, dan mineralnya rendah; tanah gambung yang kadar mineralnya lebih tinggi dari tanah rawa; tanah pasang surut yang pada saat tertentu kadar airnya tinggi dan disaat yang lain kadar airnya menurun.

Kemampuan dan kesesuaian lahan mar-ginal kurang memberikan keuntungan terhadap tanaman rami, sehingga usaha pengembangan tanaman rami yang dilakukan pada lahan marginal kurang memberikan keuntungan, terutama sekali akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman rami tidak optimal. Biasanya lahan marginal mempunyai tingkat kesuburan tanah rendah, sifat fisik tanahnya sudah menurun terutama sekali struktur tanahnya sudah rusak. Apalagi jika pada lahan marginal telah mengalami erosi yang cukup berat, sehingga solum tanahnya sudah tipis dan top soil tanahnya tidak mengandung unsu hara yang seimbang lagi bagi pertumbuhan. tanaman rami.

  Kyewot Pencarian (  Lahan marginal, pengertian lahan marginal, lahan marjinal,  lahan marginal adalah, Tanah marginal,pengertian lahan marjinal,  pengertian tanah marginal, apa itu lahan marginal, lahan marjinal)