Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts

Tuesday, September 5, 2017

Mie Talas Beneng dari Banten

View Article
POTRET PERTANIAN -Talas Beneng dikenal sebagai pangan lokal asal Banten. Beneng asal katanya dari “besar” dan “koneng”. Talas beneng banyak ditemukan di Desa Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang. Kadar asam oksalat penimbul rasa gatal talas ini memang tinggi yaitu 3300 ppm untuk talas yang dibudidayakan, dan 4400 ppm untuk talas liar. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa talas beneng dengan perlakuan perendaman menggunakan air garam 10% selama 120 menit dapat mengurangi kadar oksalat terbanyak, yaitu sebesar 51,5%.

Potensi talas beneng berdasarkan penelitian BPTP Banten adalah dapat menjadi substitusi penggunaan tepung terigu pada pengolahan produk mie, sebesar 30%. Meskipun substitusi pada produk mie tidak dapat dilakukan 100%, setidaknya dapat mengurangi penggunaan tepung terigu.

Sebelum diolah menjadi mie, umbi talas beneng terlebih dahulu diolah menjadi bentuk tepung. Bahan-bahan yang diperlukan dalam pengolahan mie beneng terdiri atas: 350 gr tepung terigu protein tinggi, 150 gr tepung talas beneng,1 butir telur, dan 110 ml air.

Hasil uji organoleptik terhadap mie talas beneng yang dilakukan pada penelitian tahun 2015, menunjukkan bahwa rasa gatal pada mie masih sedikit terasa, terutama bagi individu panelis yang memiliki sensitivitas terhadap kadar oksalat. Namun, lebih dari 80% panelis uji tersebut menyatakan tidak merasakan adanya rasa gatal. Dari segi kekenyalan, mie talas beneng tidak berbeda dari mie dengan tepung terigu 100%.

Adapun dari segi warna, memang menunjukkan hasil yang berbeda karena penggunaan tepung talas beneng menyebabkan efek “browning” (pencoklatan). Akan tetapi ketika produk mie tersebut diolah menjadi berbagai macam kuliner, sebut saja mie goreng, maka kekurangan tersebut dapat tertutupi. Mie talas beneng dapat dinikmati sebagai sajian yang lezat dan berpotensi menjadi peluang usaha di bidang pangan lokal yang menjanjikan. 
(vwh/penulis: Sri Lestari, BPTP Banten) (Vwh)

Info lebih lanjut: BPTP Banten

Saturday, March 25, 2017

Tips Sederhana Membuat Tahu

View Article
Potret Pertanian - Ngomong-ngomong masalah tahu yang beberapa tahun lalu sempat menjadi perbincangan semua kalangan diseluruh pelosok negeri Indonesia, dimana dinegara yang agraris yang subur harus impor kedelai sebagai bahan baku tahu dan tempe, Tapi kali biarlah kita berdoa saja semoga semangat petani kita saat ini taklagi loyo untuk terus bersemangat membudidayakan tanaman yang menjadi vavorit lidah tradisional asli indonesia. Ok tapi kali ini kita tidak bahas masalah tersebut, sesuai dengan Judul posting diatas saya akan membagikan Tips Sederhana  Membuat Tahu, semoga saja artikel ini dapat membantu dan berguna buat kita semua, ok selamat menyimak beberapa tahapan membuat tahu tersebut dibawah ini.

Cara Membuat Tahu
Bahan membuat tahu :
– Kacang kedelai (sesuai kebutuhan saja) biasanya cukup 3 kg (utk keluarga kecil)
– Vinegar (cuka) warna putih
– Kain Belacu (kain bekas karung tepung)

Cara Membuat Tahu
  • Bersihkan kedelai dan kemudian buang yg sudah layu/kisut, kalau bisa pilihlah yg bijinya besar.
  • Cuci bersih kedelai lalu rendam dalam air banyak (sampai kedelai tenggelam) selama 6 jam.
  • Setelah itu cuci kedelai terus menerus selama setengah jam. Cara Membuat Tahu Lalu bagi-bagi kedelai sesuai dgn kapasitas blender dan letakkan didalam wadah bambo atau plastic.
  • Kedelai digiling sampai halus menggunakan blender tapi kalau ada juicer lbh baik lagi kedelai digiling halus dan air ditampung. Cara membuat tahu kalau memakai blender setelah diblender bisa langsung direbus tanpa perlu memisahkan air dan ampas.
  • Ampas kedelai langsung direbus secepatnya selama 15-20 menit dalam wajan yg besar untuk mendapatkan hasil tahu yg bagus/tdk keras.
  • Adonan ampas kedelai yg sudah direbus tadi langsung dituang kedalam kain belacu (yg sudah disiapkan sebelumnya diatas wadah besar dr clay atau plastic dan diikat kuat agar saat menuang adonan rebusan kain tdk jatuh kedalam wadah dan kain juga harus kuat menahan berat adonan).
  • Lalu peras ampas kedelai dgn menggunakan air panas, cara membuat tahu dan lakukan berulang ulang hingga tidak ada sari lagi yg tersisa diampas kedelai.
  • Air saringan yg tertampung biasanya warna kuning atau putih lalu dicampur dgn asam cuka agar menggumpal, aduk sampai rata, asam cuka bisa digantikan dgn air kelapa atau sulfat kapur.
  • Gumpalan2 tahu yg mulai mengendap dituangkan dalam kotak berukuran 30×20 cm2 dan dialasi kain belacu.
  • Adonan tahu kotak dikempa selama beberapa saat agar air yg masih tercampur dalam adonan tadi habis.
  • Bila adonan itu sudah jadi, sudah dpt dipotong potong dan simpan dikulkas, dan siap diolah setiap saat.
  • Selesailah Cara Membuat Tahu dan siap untuk di jadikan menu sehat buat keluarga.
Selamat mencoba dan sukses selalu buat sahabat semua.