Showing posts with label Pengenalan Forex. Show all posts
Showing posts with label Pengenalan Forex. Show all posts

Tuesday, February 4, 2014

Cara Melakukan Demo Trading

View Article
Cara Melakukan Demo Trading - Melakukan demo trading adalah hal yang sangat penting agar dapat mempelajari cara menjual dan membeli dengan baik, belajar melakukan analisa yang benar, dan belajar menentukan waktu yang tepat untuk membuka posisi. Berlatih dengan demo trading merupakan hal pertama yang harus dilakukan sebelum melakukan trading yang sesungguhnya (riil trading). Berikut ini adalah cara untuk melakukan demo trading, gratis dan dapat dilakukan selama waktu yang Anda butuhkan :

1. Download Shoftware MetaTrader4, Klik Disini !
2. Instal software tersebut kedalam komputer/laptop Anda
3. Setelah MetaTrader terbuka :
- Pada jendela "Trading Servers", klik "Next".
- Selanjutnya pada jendela "Select account type", pilih New demo account", klik "Next".


4. Lakukan pengisian data Anda, centang pada kotak "I agree to...", kemudian klik "Next".


5. Setelah terdapat nomor Login dan Password Anda, klik "Finish".


Selain cara tersebut diatas, ada beberapa broker yang mengharuskan seseorang melakukan pendaftaran melalui website mereka untuk melakukan demo trading.

Buka akun real, silahkan Klik Disini !

Sekarang Anda telah bisa melakukan trading dengan akun demo. Apabila dana Anda telah habis, Anda dapat mengulanginya lagi dengan masuk melalui file (klik file), kemudian klik membuka rekening baru, dan selanjutnya Anda lakukan seperti cara 3, 4 , 5, atau Anda dapat membuat akun demo trading yang baru sesuai petunjuk pada broker Anda. Untuk cara melakukan transaksi, dapat dipelajari pada artikel Platform MetaTrader yang ada di blog ini.

Digit Harga Pada Broker

View Article
Digit Harga Pada Broker - Bila Anda memperhatikan setiap platform trading (MetaTrader) yang dimiliki masing-masing broker, maka Anda akan menemui perbedaan pada harga yang ditampilkan yaitu ada yang menggunkan 4 digit dan ada yang menggunakan 5 digit. Contohnya pada tampilan harga EUR/USD di broker "A" menampilkan harga 1.3450 dan di broker "B" menampilkan harga 1.34500.

Broker yang menampilkan harga 1.3450 adalah broker yang masih menggunakan sistem lama yaitu 4 digit, sedangkan broker yang menampilkan harga 1.34500 adalah broker yang telah menggunakan sistem baru yaitu 5 digit. Angka terakhir pada broker 5 digit merupakan cent, dimana angka tersebut selalu berubah-ubah. Penambahan satu digit angka digunakan untuk mengakomodasi nilai harga dipasar keuangan (Forex) yang terus bertambah.

Pada saat perputaran uang pada pasar forex masih rendah atau kurang dari $1 Trilyun per harinya, saat itu tampilan harga yang digunakan adalah 3 digit (1.345). Setelah perputaran uang semakin besar atau lebih dari $1 Trilyun per harinya, maka digit harga yang digunakan menjadi 4 (1.3450). Perputaran uang terus mengalami peningkatan hingga mencapai lebih dari $5 Trilyun per harinya, maka digit harga yang digunakan menjadi 5 (1.34500) dan akan terus bertambah seiring perkembangan perputaran uang yang terjadi.

Perbedaan 4 digit dengan 5 digit juga berpengaruh pada hasil dari Take Profit dan Stop-Loss yang disebabkan oleh perbedaan penulisan pada angka (point) yang akan digunakan.

- Pada broker 4 digit, jika Anda menuliskan angka 100 untuk take profit/stop-loss dan volume transaksi yang Anda gunakan adalah 0,5 lot (standar akun = $5), maka profit yang akan Anda dapatkan adalah $5 x 100 =$500, begitu pula kerugian yang akan Anda terima.

- Pada broker 5 digit, jika Anda menuliskan angka 100 untuk take profit/stop-loss dan volume transaksi yang Anda gunakan adalah 0,5 lot (standar akun = $5), maka profit yang akan Anda dapatkan adalah $5 x 10 = $50, begitu pula kerugian yang akan Anda terima.

Untuk itu jika Anda ingin memasang take profit/stop-loss sebesar 100 point pada broker 4 digit, maka yang harus Anda tuliskan adalah angka 100. Namun jika Anda ingin memasang take profit/stop-loss sebesar 100 point pada broker 5 digit, maka yang harus Anda tuliskan adalah angka 1000.

Kelebihan pada broker 5 Digit :

- Pergerakan harga lebih akurat karena merupakan harga yang ada pada pasar yang sesungguhnya.
- Lebih cepat dalam melakukan eksekusi order
- Pergerakan harga lebih aktif, karena angka terakhir selalu bergerak berubah-ubah
- Lebih cepat merespon penggunaan EA/Robot Trading
- Melakukan scalping akan menjadi lebih baik, karena kecepatan eksekusi order

Broker 4 digit atau 5 digit tidak menjamin kesuksesan Anda. Hasil akhir dari trading forex yang Anda lakukan menjadi tanggung jawab Anda sendiri. Semoga bermanfaat.

Wednesday, January 1, 2014

Mengenal Broker

View Article
Apa itu Broker ?

Broker adalah pihak yang memfasilitasi pertemuan antara penjual dan pembeli atau pihak yang menghubungkan seorang trader dengan pasar keuangan (Forex, Saham, Komoditi dll). Broker bisa berupa perusahaan, Institusi, agen, ataupun Individu. Untuk menarik calon nasabahnya, umumnya broker menawarkan berbagai fasilitas dan kemudahan untuk para nasabah didalam melakukan aktifitas trading.

Jenis-Jenis Broker :

1. Non Dealing Desk

Merupakan jenis broker yang meneruskan order nasabahnya secara langsung ke pasar, lembaga keuangan, bank-bank besar, atau ke broker lain. Jenis spread pada broker ini adalah fluktuatif atau berubah-ubah sesuai dengan kondisi yang ada di pasar yang sesungguhnya. Disini seorang trader melakukan trading melawan pasar yang sebenarnya, bukan melawan broker atau bandar. Jenis broker ini sangat direkomendasikan bagi trader yang sudh berpengalaman atau profesional. Ada tiga jenis broker Non Dealing Desk yaitu ECN broker, STP broker, dan DMA broker.

- ECN (Electronic Communication Network)
Pada jenis ini, trader dapat terjun langsung kedalam pasar forex yang sesungguhnya dan bergabung dengan pelaku pasar lain seperti Bank, Pemerintah, Institusi, serta perorangan. Eksekusi yang dilakukan broker ECN adalah mempertemukan pelaku perdagangan secara langsung melalui komunikasi elektronik. Broker ini bekerja pada kondisi yang sebenarnya terjadi dipasar, dimana trader melakukan jual dan beli diantara mereka sendiri tanpa dimanipulasi dan dibuat-buat atau intervensi dari broker. Broker ini juga akan menampilkan Depth of The Market (DOM) didalam data windows mereka, sehingga trader dapat melihat order / open posisi dan jumlah Lot mereka lakukan, dimana nantinya trader lain dapat melihatnya dan mengambil order tersebut.

- STP (Straight Through Processing)
Pada jenis ini, eksekusi order diteruskan ke broker yang lebih besar selaku liquiditor yang dimiliki atau ke penyedia liquidity seperti Bank. Semakin banyak liquiditor yang dimiliki broker ini, maka akan semakin baik dalam memenuhi order dari trader sebab sistem pada jenis broker ini kemungkinan besar akan mencarikan harga yang tepat untuk order trader pada liquiditor yang dimiliki, dimana seorang trader akan mendapatkan harga realtime tanpa adanya intervensi atau Straight Through Processing.

- DMA (Direct Market Access)
Jenis ini mempunyai cara kerja yang hampir sama dengan jenis ECN atau akses ke pasar secara langsung, dimana bank yang menjadi market atau terikat kontrak dengan liquiditor tertentu.

2. Dealing Desk

Merupakan jenis broker yang membuat pasar, dan menentukan sendiri kondisi pasar tersebut (Market Maker). Pada jenis ini seorang trader melakukan trading melawan  broker atau bandar. Perlu berhati-hati dalam memilih broker jenis ini, sebab broker jenis Dealing Desk mendapat keuntungan dari kekalahan para nasabahnya, maka kemungkinan besar broker ini dapat saja melakukan manipulasi atau kecurangan-kecurangan yang menyebabkan kekalahan trader. Untuk melakukan trading dengan broker Dealing Desk, pastikan bahwa broker tersebut telah memiliki reputasi, lamanya beraktifitas (minimal 5 tahun), mempunyai banyak nasabah, dan telah teregulasi dengan benar.

Kemunculan broker-broker baru dengan pemberian bonus yang besar dan kondisi yang diluar batas kewajaran dari kondisi pasar yang sesungguhnya, seperti Leverage yang terlalu tinggi serta spread yang kecil bahkan non spread adalah sesuatu yang harus Anda waspadai dan perlu berhati-hati untuk menggunakannya.

Sunday, November 10, 2013

Karakteristik Pasangan Mata Uang

View Article
Karakteristik Pasangan Mata Uang - Pada pasar keuangan terdapat pasangan mata uang utama Dunia yang diperdagangkan, pasangan itu adalah EURUSD, USDJPY, GBPUSD, USDCHF, USDCAD, AUDUSD, dan NZDUSD. Masing-masing pasangan mata uang tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Dengan mengetahui karakter dari tiap-tiap mata uang, maka Anda akan dapat menentukan mata uang yang akan Anda tradingkan. Berikut ini adalah karakteristik dari pasangan mata uang tersebut :

1. EURUSD

Pasangan mata uang ini adalah yang paling banyak ditradingkan, sebesar 29% dari total volume harian. Pasangan mata uang ini cocok bagi mereka yang baru dalam trading forex.
- Rata-rata pergerakan harian 70-150 Pips
- Sesi Market terbaik untuk trading adalah Sesi Eropa
- Faktor yang mempengaruhi adalah perbedaan tingkat suku bunga antar Bank Eropa (European Central Bank) dan Federal Reserve (FED)

2. USDJPY

Pasangan mata uang ini adalah pasangan kedua yang paling banyak ditradingkan, sebesar 18% dari total volume harian.
- Rata-rata pergerakan harian 80-90 Pips
- Sesi Market terbaik untuk trading adalah Sesi Asia
- Faktor yang mempengaruhi adalah perbedaan tingkat suku bunga antar Bank Jepang (BoJ) dan Federal Reserve (FED)

3. GBPUSD

Pasangan mata uang ini adalah yang paling agresif dibanding pasangan mata uang lainnya. Ditradingkan sebesar 14% dari total volume harian. Pasangan mata uang ini tidak cocok untuk pemula dalam trading forex, karena sering terjadi false breakout.
- Rata-rata pergerakan harian adalah 150-200 Pips
- Sesi Market terbaik untuk trading adalah Sesi Eropa
- Faktor yang mempengaruhi adalah perbedaan tingkat suku bunga antar Bank Inggris (BoE)

4. USDCHF

Pasangan mata uang ini ditradingkan sebesar 4% dari total volume harian.
- Rata-rata pergerakan harian adalah 70-130 Pips
- Sesi Market terbaik untuk trading adalah Sesi Eropa
- Faktor yang mempengaruhi adalah sesuatu yang mempengaruhi EURUSD, sebab pasangan mata uang ini cendrung memiliki korelasi negatif dengan EURUSD

5. USDCAD

Pasangan ini memiliki korelasi negatif dengan AUDUSD, GBPUSD, dan EURUSD.
- Rata-rata pergerakan harian adalah 60-100 Pips
- Sesi Market terbaik untuk trading adalah Sesi  Amerika
- Faktor yang mempengaruhi adalah data-data yang dirilis dari Canada dan Amerika

6. AUDUSD

Pasangan mata uang ini memiliki pergerakan yang cendrung pelan dan jarang terjadi pergerakan yang cepat.
- Rata-rata pergerakan harian adalah 70-85 Pips
- Sesi terbaik untuk trading adalah Sesi Pacific/Australia dan Sesi Asia
- Faktor yang mempengaruhi adalah data-data yang dirilis dari negara-negara Asia, termasuk China, dan data-data yang dirilis Amerika Serkat

7. NZDUSD

Pasangan mata uang ini memiliki pergerakan yang cendrung pelan dan jarang terjadi pergerakan yang cepat.
- Rata-rata pergerakan harian adalah 60-70 Pips
- Sesi terbaik untuk trading adalah Sesi Eropa dan Amerika
- Faktor yang mempengaruhi adalah data-data yang dirilis Amerika Serikat

Umumnya faktor yang sangat mempengaruhi pergerakan pasangan mata uang utama Dunia adalah berita-berita yang dirilis oleh Amerika Serikat, terutama berita yang mempunyai dampak tinggi. Semoga artikel ini membantu trading forex Anda.

Monday, October 29, 2012

Istilah - Istilah Dalam Forex

View Article
Istilah - Istilah Dalam Forex - Bagi Trader pemula ada baiknya mengetahui istilah-istilah dalam forex agar bisa memahami apa yang dimaksud dari kata yang ada. Dan ini sedikit penjelasan dari sekian banyak istilah-istilah dalam forex yang didapat dari berbagai sumber.

Account = Semua catatan pembukuan yang menyangkut berbagai transaksi seorang nasabah, termasuk saldo kredit atau debit, floating loss/profit dan nilai buku riil.
Account Balance = Saldo terakhir account.
Account Statement = Laporan berkala yang menjelaskan status dari berbagai transaksi beli/jual seorang nasabah.
Ask Price = Harga penawaran penjualan suatu kontrak mata uang/saham.
Analisa Fundamental = Analisa ekonomi dan politik dengan tujuan menentukan nilai tukar dimasa yang akan datang (Fundamental Analysis)
Analisa Teknikal = Sebuah upaya peninjauan atau analisis harga sebuah mata uang dengan mempergunakan data statistik seperti harga yang telah terjadi, harga rata-rata, volume, dan lain-lain (Technical Analysis)
Bearish =Istilah praktisi pasar uang/saham yang menunjukkan trend harga yang menurun.
Bullish = Istilah praktisi pasar uang/saham yang menunjukkan trend harga yang naik.
Breakdown = Perilaku harga yang memotong dibawah tingkat harga terendah, atau posisi harga minimum terendah. Pola yang berdasar pada perpotongan harga tingkat resistance.
Breakout = Perilaku harga yang memotong diatas tingkat harga tertinggi, atau posisi maksimum harga tertinggi.
Buy Stop = Membeli diatas harga running.
Buy Limit = Membeli dibawah harga running.
Currency = Sebuah mata uang yang dilegalkan oleh sebuah negara yang dimonitor langsung oleh bank sentralnya dan digunakan sebagai alat transaksi resmi negara tesebut.
Closed Position = Penutupan posisi dilakukan setelah pembukaan dilakukan. Bila pembukaan posisi adalah Buy maka penutupannya adalah Sell dan sebaliknya.
Contract = Standar dari satuan transaksi. Biasanya juga merupakan minimal satuan kontrak transaksi.
Contract Size = Ukuran dari suatu kontrak perdagangan mata uang asing. Ada dua contract size (nilai kontrak), yaitu nilai kontrak kecil dengan nilai USD 10.000 dan nilai kontrak besar dengan nilai USD 100.000.
Cut Loss = Tindakan di mana kita melakukan likuidasi posisi dalam keadaan rugi. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Biasanya cut loss ini dilakukan pada kisaran kerugian 30 point sampai 50 point.
Currency Risk = Peluang resiko yang mungkin ada pada sebuah perubahan harga saat ini atau pun dimasa yang akan datang.
Downtrend = Kondisi pasar yang tetap rendah atau turun secara berkelanjutan, dimana pasar digambarkan dalam kondisi harga rendah tertinggi dan harga rendah terendah.
Day Trading = Mengacu pada sebuah posisi transaksi keuangan tertentu yang dibuka dan ditutup pada hari yang sama (tidak bermalam).  Transaksi dilakukan dalam jangka pendek, di mana transaksi jual dan beli dilakukan dalam satu hari atau saat itu juga.
Dealing Rate = Adalah screening harga jual dan harga beIi dari masing-masing mata uang yang terdapat pada platform.
Descending Triangle = Pola berulang-ulang yang merupakan masa dari pembentukan konsolidasi yang berlangsung dalam kondisi harga stabil rendah (level support) dan terjadi penurunan posisi harga-harga tertinggi (level resistance).
Depresiasi = Turunnya nilai mata uang satu negara terhadap negara lain karena tekanan pasar.
Devaluasi = Penurunan nilai kurs, biasanya karena pengumuman resmi.
Equity = Jumlah dana yang tersedia pada account, (balance + jumlah profit atau loss).
Entry Order = Sebuah perintah beli atau jual mata uang pada level harga tertentu.
Economic Indicator = Berita yang dikeluarkan Pemerintah yang menunjukan kondisi pertumbuhan ekonomi suatu negara. Beberapa indikator tersebut adalah GDP, Retail Sales dll.
Edge/Positive Expectancy = Pengetahuan yang dibuktikan melalui penelitian sehingga suatu pola harga dan perilaku pasar menawarkan suatu prediksi yang dapat diterima dan menawarkan gambaran risiko untuk mendapatkan hasil yang menguntungkan secara konsisten dari waktu ke waktu.
Euro = Mata uang negara-negara Eropa yang tergabung dalam European Union(EU).
ECB = European Central Bank, bank sentral zona euro.
Flat = Istilah trader/dealer terhadap pasar yang stagnan. Sebagai contoh, Anda membeli $5000 dan menjual $5000 sehingga disebut flat (datar).
Foreign Exchange = Pertukaran mata uang asing, secara sederhananya adalah dengan membeli dan menjualnya kembali pada harga yang berbeda.
Gap = Mengacu pada dua macam situasi: Sebuah Bid dari current quotation yang mana lebih tinggi dibandingkan dengan Ask dari quotation sebelumnya, dan sebuah Ask dari current quotation yang mana lebih rendah dibandingkan dengan Bid dari quotation sebelumnya. Hal tersebut kadang-kadang terjadi pada hari Senin ketika pasar dibuka.
Gross Profit = Keuntungan, yang belum dikurangi dengan biaya-biaya lainnya.
Guaranted Limited Risk = Garansi atas batasan resiko yang akan dialami oleh investor.
Hedge = Sebuah posisi atau kombinasi beberapa posisi yang diambil untuk mengurangi resiko kerugian.
Hit the Bid = Istilah sebagai diterimanya penjualan pada bid yang diinginkan.
Inflation = Kondisi ekonomi dimana harga barang-barang mengalami kenaikan sehingga mengurangi daya konsumsi.
Initial Margin = Deposit minimum yang dikenakan untuk memulai bertransaksi sebagai jaminan dimasa yang akan datang (future).
Leverage = Biasa disebut juga margin. Rasio yang dibutuhkan dalam bertransaksi pada forex. Contoh, apabila leverage yang ditetapkan 1:100 maka dengan $500, nasabah dapat membeli Dollar 100 kali lipatnya yaitu $50000. 
Limit Order = Digunakan untuk membatasi nilai maksimum pada transaksi yang diinginkan sehingga apabila telah mencapai rate yang diinginkan maka  posisi akan tertutup dengan sendirinya. 
Lot = Satuan standar untuk deal yang terjadi. Setiap deal, nilai yang ditetapkan adalah dalam jumlah lot. Lot adalah nama lain dari Volume. Ukuran unit standar dari transaksi. Biasanya, satu lot standar adalah sama dengan 100.000 unit dari dasar mata uang, 10.000 unit adalah mini account, 1.000 unit adalah micro account.
Margin = Modal yang diperlukan sebagai jaminan dalam bertransaksi. 
Margin Level = Margin Level mengkalkulasi pada prosentase dari level free margin anda. 
Margin Call = Permintaan dari pialang untuk menambahkan sejumlah deposit agar posisi yang ada tidak terlikuidasi oleh karena margin telah habis.
Open Order = Order yang tereksekusi. 
Open Position = Transaksi yang sedang aktif. Perubahan nilai kurs untuk pair yang open berarti terjadi juga perubahan profit/loss. 
Order = Instruksi untuk mengeksekusi perdagangan pada rate tertentu. 
Overnight Position = Open position yang terus berlangsung sampai bussiness day dihari berikutnya.
Pair = Pasangan mata uang yang ditransaksikan.Contoh EURUSD, GBPUSD dll. 
Pips = Satuan terkecil dari forex. Pips diambil dua angka terakhirdari nilai kurs, biasa juga disebut point. Misalnya GBPUSD hari ini bergerak dari 1.8200 ke 1.8250 itu artinya GBPUSD mengalami kenaikan sebanyak 50 pips atau 50 points
Political Risk = Resiko yang mungkin muncul pada perubahan kurs karena perihal politik.
Quote = Nilai kurs. Biasanya digunakan hanya untuk sekedar informasi.
Range = Selisih antara harga tertinggi dan terendah pada momen tertentu. 
Resistance Point = Level psikologis tertentu yang berada diatas harga pada saat tersebut. Pada saat menjelang resistance point diharapkan pasar akan menjual kembali kurs yang telah dibeli sehingga nil
Risk Managemet = Sejumlah analisa dan fasilitas yang digunakan untuk meminimalisasikan resiko dan mencegah kerugian. 
Roll Over = Kontrak perdagangan yang diteruskan pada hari berikutnya sampai dilakukannya penutupan posisi. Produk-produk lantai bursa merupakan kontrak jenis ini.
Settlement = Proses penempatan dan perekaman transaksi yang ditempatkan oleh trader menyangkut harga dan kurs basis yang berlaku. Dilakukan oleh dealer melalui system. 
Spot Price = Harga market pada saat itu. 
Spread = Selisih pip untuk open posisi pada harga “buy” dan harga “sell”. Semakin kecil Spread, akan semakin menguntungkan Investor dikarenakan untuk mencapai titik impas (BEP) tidak memerlukan pergerakan harga yang besar.
Sell Stop = Menjual dibawah harga running.
Sell Limit = Menjual diatas harga running.
Stop loss = Merupakan batasan harga yang ditentukan oleh trader dimana apabila harga bergerak berlawanan dengan posisi yang dibuka (contoh : open buy tetapi harga bergerak turun) maka apabila harga menyentuh level stop loss yang telah ditentukan, posisi akan dilikuidasi secara otomatis yang berarti trader mengalami kerugian sejumlah level stop loss yang telah ditentukan.
Take profit = Merupakan batasan harga yang ditentukan oleh trader dimana apabila harga bergerak searah dengan posisi yang dibuka (contoh : open buy dan harga bergerak naik) maka posisi akan dilikuidasi secara otomatis yang berarti trader memperoleh laba sejumlah level take profit yang telah ditentukan. 
Variation Margin = Dana yang harus diminta seorang broker pada kliennya untuk kebutuhan posisi di pasar mata uang yang ingin dipertahankan oleh kliennya tersebut.
Volatility = Suatu harga dikatakan high volatility bila harga tersebut bergerak aktif naik turun dengan cepat.
Whipsaw = Istilah lainnya untuk sebuah kondisi pasar yang memiliki tingkat volatilitas harga yang tinggi, dimana sebuah mata uang bergerak sangat cepat pada satu arah, dan kemudian diikuti oleh pembalikan harga seketika.

Sunday, October 28, 2012

Sejarah Forex Dan Perkembangannya

View Article
Sejarah Forex Dan Perkembangannya - Sejarah telah mencatat bahwa kegiatan tukar menukar telah dilakukan manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Kegiatan tukar menukar atau perdagangan pada saat itu menggunakan sistem barter. Sejak uang diciptakan dan digunakan sebagai alat pertukaran yang resmi dan menghapuskan sistem barter, maka sejak saat itu mulailah tumbuh cikal bakal adanya Forex. Perdagangan yang melibatkan berbagai negara dengan masing-masing nilai mata uang yang berbeda menyebabkan timbulnya masalah. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka diciptakan aturan permintaan dan penetapan terhadap mata uang sehingga terjadilah bursa pertukaran mata uang asing dengan standar yang telah ditetapkan.

Seiring perjalanan waktu maka terjadilah banyak perubahan dan penetapan peraturan yang disesuaikan dengan penawaran dan permintaan mata uang yang terus berkembang. Berikut ini adalah tahapan yang terjadi :

- Standar Emas 

Pada tahun 1875 - 1914 Emas dijadikan sistem standar yang pertama diberlakukan dalam bursa pertukaran mata uang asing, dan sebagai dasar untuk nilai tukar Dunia. Setiap pemerintahan menjamin pertukaran mata uang tertentu terhadap emas atau sebaliknya.

- Perang Dunia I

Perang Dunia I yang terjadi pada tahun 1919 - 1939 menyebabkan sistem standar emas dihapuskan akibat ketegangan politik yang terjadi. Perang menimbulkan biaya yang sangat besar sehingga membuat cadangan emas pada saat itu tidak cukup untuk menutupi kebutuhan pertukaran emas dan uang.

Setelah melewati dua tahapan tersebut, perkembangan Forex terus berlanjut ke tahapan terjadinya nilai tukar tetap dan nilai tukar mengambang.

- Bretton Woods

Pada tahun 1946 - 1971 dilakukan sebuah perundingan "The Bretton Woods Conference" yang dihadiri oleh 44 negara dengan tujuan memperbaiki sistem keuangan yang rusak akibat perang Dunia II dan penyusunan rencana pembuatan sistem Moneter. Dua tahun setelah itu berdirilah IMF (International Monetary Fund) dan Bank Dunia sebagai pengawas sistem Moneter. Pada tahun 1971 sistem ini dihapuskan akibat adanya krisis Eropa yang berkepanjangan yang menyebabkan memburuknya perdagangan Eropa dan Amerika.

- Nilai Tukar Mengambang

Mulai dari tahun 1971 sampai sekarang, Sistem Nilai Tukar Mengambang digunakan. Di umumkan pertama kali oleh Presiden Nixxon (USA) dan ditegaskan kembali dalam "Smithsonian Conference" pada bulan Desember 1971 di Washington. Sejak saat itu nilai tukar antar negara sepenuhnya berada dibawah kendali mekanisme pasar atau pasar yang akan menentukan apakah nilai mata uang itu naik atau turun.

- Forex Online

Pada pertengahan tahun 1980an perkembangan forex mengalami kemajuan dengan menggunakan sistem elektronik untuk melakukan transaksi, dimana setiap data transaksi langsung tersimpan kedalam perangkat elektronik tersebut. Dari tahun inilah dimulainya era forex online dan terus berkembang.

- Mata Uang Uni Eropa (EUR)

Pada tanggal 01 Januari 2002, Perkembangan Forex semakin meningkat dengan masuknya mata uang "EUR" yang merupakan mata uang resmi dari gabungan 17 negara-negara Eropa. Mata uang ini termasuk salah satu Mata Uang Utama yang dipedagangkan dalam transaksi Forex.

Forex Trading sendiri telah lama ada sejak ditemukannya teknik konversi mata uang suatu negara ke negara lainnya. Namun secara kelembagaan Forex Trading baru ada setelah didirikannya badan "Arbitrase Kontrak Berjangka" atau "Futures" seperti International Money Market, London International Financial Futures Exchange, Tokyo International Financial Futures Exchange dll

Sampai saat ini telah banyak orang yang sukses dalam melakukan perdagangan mata uang (Forex). Semoga Anda menjadi salah satunya.

Saturday, October 27, 2012

Apa Itu Forex

View Article
Apa Itu Forex - Forex atau Valuta Asing merupakan suatu Pertukaran mata uang atau Perdagangan mata uang asing yang kegiatannya biasa disebut Trading Forex dan dalam Trading Forex yang diperdagangkan adalah Pasangan (Pairs) mata uang seperti EUR/USD, GBP/USD, USD/CHF dll

Jadi dalam Forex kita bisa membeli (long) atau menjual (short) mata uang tersebut untuk mendapatkan keuntungan. 

Contohnya seperti berikut : 

- Jika kita melakukan transaksi buy pada EUR/USD berarti kita membeli EUR dan pada saat yang sama kita menjual USD.

- Jika kita melakukan transaksi sell pada EUR/USD berarti kita menjual EUR dan pada saat yang sama kita membeli USD.

Contoh Keuntungan & Kerugian ( Profit & Loss ) :

- Jika kita melakukan transaksi buy EUR/USD pada harga 1.3900, kemudian harga bergerak naik menjadi 1.3950 (close harga), itu berarti kita mendapatkan profit sebesar 1.3950-1.3900-spread =...pip.

PIP = Procentage In Point/ukuran pergerakan mata uang.
Spread = selisih dari harga jual/bid dan harga beli/ask.

Spread untuk EUR/USD = 2 (fix spreed MasterForex), jadi 1.3950-1.3900-2 = 48 pip.

- Jika kita melakukan transaksi sell EUR/USD pada harga 1.3900, kemudian harga bergerak turun menjadi 1.3850 (close harga), itu berarti kita mendapatkan profit sebesar 1.3900-1.850-2 = 48 pip.

- Kerugian jika kebalikan dari perhitungan profit diatas.

Jenis Pasangan (Pairs) Mata Uang terbagi atas tiga golongan yaitu :

1. Direct, adalah mata uang yang USD  terletak dibelakang, contoh (EUR/USD, GBP/USD).

2. Indirect, adalah mata uang yang USD  terletak didepan, contoh (USD/JPY, USD/CAD).

3. Cross Rate, adalah mata uang yang tidak dibandingkan dengan USD, contoh (EUR/GBP, EUR/CHF).

Mata uang yang berada didepan disebut Base Currency dan yang dibelakang disebut Counter Currency ( EUR/USD = EUR base currency, USD counter currency ).

Pasar Forex bergerak selama 24 jam, dimulai senin pagi (4.00 wib) s/d sabtu pagi (3.00 wib) / GMT+7, dikarenakan pasar forex terbagi menjadi 4 Region yaitu : Europen,  America, Asia dan Pacific.

Greenwich Mean Time
greenwich Mean Time
Eastern Standard Time
eastern standard time

Kelebihan dari forex yaitu kita bisa mendapatkan keuntungan dari 2 arah, saat harga naik maupun saat harga turun atau bisa dikatakan harga turun-sell-profit, harga naik-buy-profit. Forex juga mempunyai Likuiditas yang tinggi dengan kata lain dalam waktu relatif singkat kita bisa mendapatkan keuntungan yang besar dan juga sebaliknya bisa loss besar.

Untuk dapat memulai Trading Forex yang dibutuhkan adalah :

- Seperangkat Komputer/Laptop (minimal pentium 4). 
- Koneksi internet yang stabil. 
- Tentunya Modal, minimal $100-$200 (dalam rupiah sesuai kurs). 
- Mendaftarkan diri pada Broker. 
- Shoftware (Metatrader).